Minggu, 25/09/2022 | 18:11 WIB
Gresik Satu
Pendidikan

KKN di Gresik 3 Minggu, Mahasiswa Unusa Hasilkan 31 Produk

penutupan kkn
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menutup Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama (UNUSA) Surabaya. / (Foto: Humas Pemkab)

GresikSatu I Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menutup Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama (Unusa) Surabaya. Penutupan KKN yang telah dilaksanakan di dua kecamatan Driyorejo dan Kecamatan Kedamean dilaksanakan di Gedung Mandala Bhakti Praja Lantai 4 Kantor Bupati Gresik.

Penutupan ini dihadiri juga oleh Prof. Dr. Ir Achmad Jazidie dan dihadiri pula oleh segenap dosen dan Camat. Penutupan ini dilaksanakan dalam rangka menjelaskan poin-poin yang sudah dijalankan selama KKN berlangsung dan mengakhiri masa KKN.

Dalam kesempatan ini, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, berharap poin-poin program KKN di kecamatan Driyorejo dan Kecamatan Kedamean menjadi suatu manfaat bagi masyarakat sekitar dan besar harapannya agar poin-poin yang telah terlaksana tetap berjalan, hal ini lantaran inovasi tersebut menjadi inovasi baru pada Mahasiswa dan menjadikan Kabupaten Gresik menjadi lebih baik.

“Sebagai mahasiswa sudah harus mempunyai target dalam melakukan suatu kegiatan,” ujar Bupati Yani, Jumat (12/8/2022).

Rektor UNUSA, Prof. Dr. Ir Achmad Jazidie, juga memberikan selamat serta ucapan terimakasih kepada para mahasiswa peserta KKN atas kontribusi yang diberikan untuk mengembangkan program yang dilaksanakan.

“Mudah-mudahan kegiatan yang dilaksanakan tetap berjalan dan kami bangga menjadi bagian dari Kabupaten Gresik,” tegasnya.

Dalam prosesi penutupan Kegiatan KKN Unusa yang berlangsung hari ini, diberikan apresiasi kepada mahasiswa KKN berupa penyerahan hadiah dengan kategori Best on Social Media pada 3 pemenang dan kategori Best team pada 3 pemenang dan 2 juara Harapan.

Sebagai informasi, sebanyak sekitar 210 mahasiswa mengikuti kegiatan KKN ini dengan 32 Kelompok yang tiap kelompoknya berjumlah 20-21 mahasiswa dari semua prodi. Kegiatan KKN yang berlangsung selama 3 minggu tersebut menghasilkan 31 produk mahasiswa yang meliputi beberapa bidang, diantaranya bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang ekonomi dan manajemen serta bidang sistem informasi. (Tov)