21.4 C
Indonesia
Rab, 30 November 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

21.4 C
Indonesia
Rabu, 30 November 2022 | 4:41:36 WIB

Konser Denny Caknan Digelar Tanpa Izin, Kades Sekapuk Gresik Sebut Tak Melanggar Hukum

GresikSatu | Pihak penyelenggara konser Denny Cakanan tetep bersikukuh akan tetap meyelenggarakan acara, meski tak ada izin dari Polres Gresik. Kuota penonton konser pun bakal dikurangi. Dari semula ditaregtkan 3 ribu orang menjadi 999 orang.

Pengurangan jumlah kuota pun bukan tanpa alasan. Pasalnya, dengan pembatasan kuota, pihak Pemdes Sekapuk selaku penyelenggara konser, merasa tak perlu meminta izin dari pihak Polres Gresik.

“Ini kemungkinan terburuk kalau tak ada izin, terpaksa konser tetap diadakan dengan kuota penonton dibatasi dibawah seribu orang,” kata Kepala Desa Sekapuk Abdul Halim, Rabu (2/11/2022).

Dijelaskan, pihak penyelenggara konser Denny Caknan merasa tak melanggar hukum, jika konser tetap digelar tanpa izin. Hal ini sesuai, dengan Juklap Kapolri No.Pol/02/XII/95 berkaitan tentang izin keramaian.

“Juklap tersebut menyebut, kegaitan yang bekaitan dengan keramaian seperti dangdut, dengan mendatangkan massa dibawah seribu hanya minta keterangan dari kelurahan setempat,” terangnya.

[penci_related_posts dis_pview=”no” dis_pdate=”no” title=”Baca Juga ” background=”” border=”” thumbright=”no” number=”1″ style=”list” align=”none” withids=”” displayby=”tag” orderby=”date”]

Tidak hanya, mengurangi jumlah kuota penonton, pihak penyelenggara juga tetap melakukan antisipasi lain. Misalnya, dengan mengakhiri lebih awal gelaran konser. Dari sebelumnya konser selesai  pukul 23.00 Wib berubah menjadi pukul 20.00 Wib.

“Untuk antisipasi kerusuhan, kami buat tiga gerbang lapis keamanan. Tak boleh membawa barang-barang yang dilarang. Termasuk, kaos identitas, korek api, membawa mibuman beralkohol,” bebernya.

Halim menjamin, konser yang diselanggarakan desanya jauh dari kerusuahan. Apalagi, mayoritas penonton konser Denny Caknan 70 persen merupakan perempuan.

“Kami juga menyiapkan keamanan mandiri, mulai dari pegawai Setigi, Ketua RW, Ketua RT, hingga Linmas jika tetap tak diizinkan oleh aparat,” terangnya. (aam)

Baca juga:  Sidak Kasus Gagal Ginjal Akut, Dinkes Gresik Temukan Dua Obat Sirup Mengandung Etilin Glikol

Komentar

Berita Terpopuler

Penetapan UMK Gresik 2023, Buruh Tuntut Kenaikan Gaji Sebesar Rp 4,9 Juta

GresikSatu | Penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2023 di Gresik sepertinya akan berjalan alot. Antara pengusaha, buruh dan pemerintah belum menemukan titik terang. Untuk...

DPMPTSP Jatim Gencarkan Roadshow Pelayanan Perizinan Gratis di Gresik

GresikSatu | Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan DPMPTSP Gresik menggelar roadshow pelayanan perizinan gratis...

Polsek Driyorejo Bekuk Pelaku Curanmor, Sepeda Motor Langsung Dikembalikan ke Pemiliknya 

GresikSatu | Jajaran Unit Reskrim Polsek Driyorejo membekuk pelaku kasus pencurian sepeda motor di Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Pelaku diketahui bernama Ikbal S...

Baru Menikah Satu Bulan, Pasutri di Gresik Terlibat Kecelakaan, Suami Meninggal, Istri Luka-luka 

GresikSatu | Nasib nahas dialami pasangan suami istri (pasutri) Budi Masangga Setiawan (23) dan Izzatul Muhida (24). Pasangan muda, yang baru saja menjalin rumah...

Korban Sodomi di Gresik Alami Gejala Sering Meludah, Gara-gara Trauma Mengulum Alat Vital Pelaku

GresikSatu | Nasib korban sodomi di Kabupaten Gresik terus menjadi perhatian. Bocah AR yang menjadi korban masih mengalami trauma, bahkan saat ini, korban masih...

Enak-enak Tidur Nyenyak, Rumah Warga Driyorejo Gresik Dilahap Api

GresikSatu | Sebuah rumah di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik dilahap api. Rumah milik Subandi ini tersisa pondasi tembok, kayu penyangga serta atap...
Berita terbaru
Berita Terkait