Senin, 03/10/2022 | 15:58 WIB
Gresik Satu
Berita Gres Olahraga

Kontra Persikab Bandung, Gresik United Wajib Tiga Poin

img 20220909 214806
Pelatih Gresik United, Khusairi (kiri) bersama salah satu pemainnya, Gardika Arya Putra, Jumat (9/9/2022) di stadion Gelora Joko Samudro. / (Foto: TBK/GresikSatu.com)

GresikSatu I Kekalahan kontra Bekasi City FC, membuat pasukan Gresik United terlecut. Tiga poin menjadi harga mati kontra Persikab Kab Bandung, Sabtu (10/9/2022) di stadion Gelora Joko Samudro pada lanjutan Liga 2 grup B musim 2022/2023.

Untuk itu, pembenahan mental, fisik, taktik dan strategi sudah dilakukan tim pelatih pada latihan rutin sepulang dari Bekasi.

Pelatih kepala Gresik United, Khusairi mengaku laga kontra Persikab sangat penting. Karena itu, sudah mempersiapkan tim dengan matang, menyiapkan antisipasi dan strategi sejak latihan.

“Elemen penting seperti shooting, pressing, dan finishing sudah kita benahi, kita evaluasi di latihan untuk pertandingan besok,” ujarnya kepada media, Jumat (09/09/2022).

Baca Juga: Kapolres Gresik Bagikan Ratusan Paket Sembako ke Ojol, Sopir Angkot dan Nelayan

Pelatih asli Gresik ini sudah belajar banyak dari pertandingan sebelumnya kontra FC Bekasi City, sehingga bisa menjadi pembelajaran untuk laga nanti.

Termasuk penyelesaian akhir (finishing goal) serta strategi bagaimana caranya membendung serangan Persikab Bandung yang sukses mempecundangi tuan rumah Persela dengan skor 2-3.

“Kami sudah belajar, sudah evaluasi semua, dari latihan, melihat rekaman lawan dan sudah kami antisipasi untuk pertandingan besok. Tentu untuk strategi menjadi rahasia,” kata Khusairi.

Untuk target di laga nanti, eks asisten pelatih Sriwijaya FC ini menilai mau tidak mau, timnya harus sapu bersih tiga poin, artinya wajib menang sebab bermain di kandang sendiri.

“Kita sudah hilang tiga poin kemarin. Pemain dalam kondisi yang bugar semua. Besok, target tentu harus menang,” ungkap Khusairi.

Sementara itu ditempat yang sama, Pelatih Persikab Bandung Steffan Rullin Keeltjes menjelaskan pada setiap tanding, selalu menggunakan strategi yang berbeda. Melihat siapa lawan yang dihadapi.

“Pertandingan away (tandang) pasti banyak tekanan. Strategi dan teknik sudah kita siapkan, tapi yang perlu diwaspadai adalah mental, karena kami mayoritas pemain-pemain muda,” ungkap eks pelatih Persigo Semeru FC ini. (Tov)