Minggu, 25/09/2022 | 19:07 WIB
Gresik Satu
Hukrim

Korban Laka di Bungah, Ternyata Bukan Sepasang Kekasih

Gresiksatu.com
Petugas saat olah TKP kejadian laka maut di Jalan Daendles Bungah, Gresik (Foto : Faiz /Gresiksatu.com)

GresikSatu | Sepasang muda dan mudi yang meninggal akibat kecelakaan di Jalan Raya Daendles, Kecamatan Bungah, Sabtu (20/8 /2022) lalu bukan sepasang kekasih, melainkan teman yang satu tujuan dalam perjalanan.

Hal tersebut ditulis oleh akun IG @diemost_ kepada gresiksatu.com. Dirinya memberikan klarifikasi informasi tentang alamrahum dan almarhumah.

“Mohon maaf, sekedar informasi yang sebenarnya terkait dua teman kita yang kemarin terkena musibah kecelakaan di Bungah (sebelum jembatan sembayat) dan meninggal ditempat, perlu di garis bawahi, bahwasanya mereka tidak ada hubungan apapun selain berteman. Sosok perempuan yang meninggal hanya numpang (istilah jawa nebeng). Karena arah tujuan sejalur,” tulisnya.

Kemudian pemilik akun @diemost juga menambahkan komentar agar mendoakan kedua almarhum meninggal dengan keadaan husnul khotimah.

“Mari kita doakan saja semoga almarhum dan almarhumah meninggal dengan keadaan husnul khotimah dan ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT. Serta diberikan ketabahan dan kesabaran bagi keluarga Tasya dan keluarga Adhit, Amin Allahumma Amin,” tambahnya, Senin (22/8/2022).

Diberitakan sebelumnya, Nasib nahas dialami pemuda dan pemudi pemuda usai terlibat kecelakaan di Jalan Raya Daendles Desa / Kecamatan Bungah, Gresik, pukul 08.30 WIB, Sabtu (20/8/2022). Tepatnya jalan sebelum jembatan Sembayat Arah Manyar. Keduanya tewas setelah ditabrak truk dari belakang.

Korban diketahui bernama Adhitya Ramadhani (19) asal Desa Kertosono, Sidayu, Gresik dan Tasya Putri Aliffiyah (18) asal Desa Ketapang Lor, Ujungpangkah, Gresik. Peristiwa kecelakaan maut itu berawal saat kedua korban berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol L 6538 PX. Sedang berjalan dari arah utara ke selatan (arah Bungah ke Manyar).

Nah, sesampainya di lokasi kejadian, melintas dengan kecepatan sedang Dump truck Nopol B 9660 KYY yang dikemudikan Ahmat Kholek berjalan searah di belakang korban. Tiba – tiba sopir berusia 39 tahun asal Desa Sukoanyar, Tulungagung itu tidak memperhatikan arah depan dengan jelas dan tidak bisa menjaga jarak aman.

Dump truk yang disopirinya langsung menabrak kendaraan korban hingga benturan pun tak terhindarkan, sepeda motor yang tertabrak dari belakang terdorong kedepan hingga membentur bagian belakang truk tangki nopol T 9724 DC yang dikemudikan Sartawai (45) asal Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto.

Diketahui kendaraan truk yang dikemudikan Sartawai saat itu kebetulan posisinya berhenti didepannya. Dari situ Korban dua kali mengalami benturan yang membuat motor yang dikendarai ringsek, menyebabkan kedua korban tewas di lokasi kejadian. (Faiz/Tov)