Kamis, 30/06/2022 | 01:24 WIB
Gresik Satu
Hukrim

Kurangi Beban Masyarakat Polsek Manyar Bagikan Bibit Cabai Rawit

Teks foto : Bhabinkamtibmas Polsek Manyar saat memberikan bantuan bibit cabai di tengah harga cabai rawit yang melambung tinggi (Faiz /gresiksatu.com)

GresikSatu | Terhitung sudah sepekan lebih, harga cabai rawit di Pasaran Gresik mahal. Harga cabai rawit tembus Rp 100 Ribu per kilonya. Kondisi tersebut menambah beban masyarakat dalam memenuhi asupan kebutuhan bahan pokok.

Kemarin, Kamis (16/6/2022) Polisi di Kecamatan Manyar memberikan bibit cabai rawit kepada warga. Tujuannya untuk mengurangi beban masyarakat saat lonjakan cabai terus tidak stabil.

Bibit cabai itu dibagikan di Desa binaan Bhabinkamtibmas Polsek Manyar Bripka Hadi Supriyanto Desa Tebalo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.Puluhan bibit sengaja sudah dipersipakan jauh-jauh hari.

Karena petugas Korps Bhayangkara itu terlebih dahulu menyiapkan bibit dalam polybag. Petugas langsung membawa bibit tersebut di sepeda motor dinas yang dilengkapi keranjang bagian belakang jok sepeda.

“Bu, ini bibit cabai bisa ditanam di pot atau di pekarangan rumah. Dua atau tiga bulan kedepan Insyaallah bisa dipanen untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Jadi ibu tidak perlu susah-susah beli cabai,” ucap Hadi saat memberikan bibit cabai kepada warga.

Salah satu warga yang menerima bibit Rukhaniyah (33) terkejut saat didatangi petugas TNI-Polri. Petugas langsung memberi bibit cabai rawit kepadanya. Diakuinya harga komoditas basah cabai rawit naik bahkan setara dengan harga daging sapi.

“Alhamdulillah Pak Polisi, TNI saya kira ada apa. Terima kasih telah memberi saya bibit cabai. Senang sekali nanti saya bisa panen cabai,” ucapnya berterima kasih.

Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengatakan bentuk kepedulian Bhabinkamtibmas. Pihaknya membagikan 70 bibit kepada warga di Desa Tebalo.

“Bhabinkamtibmas Polsek Manyar sengaja memberikan bibit cabai untuk warga desa binaan. Mengingat harga cabai yang melambung tinggi,” ucapnya, Jumat (17/6/2022).

Menurut mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu, pembagian bibit tersebut untuk mengurangi beban masyarakat untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

“Upaya itu dinilai sangat tepat ditengah kondisi harga cabai yang tinggi. Minimal dapat mencukupi kebutuhan cabai bagi keluarga sendiri,” ujarnya memungkasi. (faiz/aam)

Full Day School