Jumat, 27/05/2022 | 22:44 WIB
Gresik Satu

Maju Lagi Menjadi Cakades Pekalongan Bawean, Umar Bawa Misi Bangkitkan Perekonomian

Cakades Desa Pekalongan menerima tamu Gus Muwafiq saat datang ke Bawean / foto : dokumen pribadi

GresikSatu | Perhelatan pesta demokrasi Pilkades serentak tinggal  beberapa hari lagi, tepatnya kurang 16 hari. Ada 47 desa dari 18 Kecamatan yang mengikuti perhelatan Pilkades serentak pada Sabtu Legi tanggal 26 Meret 2022. Tak terkecuali Pulau Bawean. 

Di Desa Pekalongan Kecamatan Tambak Pulau Bawean, calon kepala desa (Cakades) Umar kembali berjuang untuk memajukan Desa dengan 1.300 penduduknya. Kali ketiganya pria berumur 57 tahun kembali mencalonkan menjadi kepala desa.

Pria yang murah senyum itu mengaku tidak banyak visi misi yang akan dikampanyekan. Umar sendiri sebagai petahana (Incumbent Red) pun akan melanjutkan program yang sudah berjalan di Desa.

Namun yang menjadi prioritas besar Umar yakni program meningkatkan perekonomian masyarakat dan pemberdayaan masyarakat Desa.

Baca Juga : Inilah Cakades Yosowilangun, yang Punya Garis Keturunan Bupati Pertama Gresik KT Poesponegoro

Umar mengatakan, di masa pandemi Covid-19 tentu kebangkitan ekonomi sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Untuk itu, pihaknya sudah merencanakan program mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) desa dengan akan mendidirikan pertokoan di Tanah milik desa. 

“Desa punya aset tanah di pinggir pantai Pemasaran yang nantinya sangat relevan dengan pembangunan pertokoan untuk membantu masyarakat Desa Pekalongan,” ungkapnya, Minggu (13/3/2022). 

Menurut Umar, di aset tanah desa itu sangat strategis karena ada di pinggir Jalan Raya lingkar Bawean. Apalagi perkembangan wisata Bawean juga semakin moncer dan dikenal orang banyak.

“Kalau nanti dibangun ada sekitar 20 toko yang bisa dibuat warga jualan produk umkmnya, serta nanti akan dibantu Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk melakukan permodalam dan sinergitas antara warga,” jelas Umar.

Foto panflet kampanye Cakades Pekalaongan Bawean / foto : istimewa

Selain itu, di Desa Pekalongan juga sudah dibangun Tempat Pengelolaan Sampah Reuse-Reduce-Recycle (TPS3R). Mengurangi sampah dan melakukan daur ulang sampah yang sejalan dengan apa yang menjadi pekerjaan rumah (PR) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sampah dan sinyal di Pulau Bawean.

“Kedepan TPS3R itu akan kami kembangkan, dan terus dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait sampah di Desa Pekalongan,” ujarnya.

Pria asal Dusun Tajungan Desa Pekalongan  itu meminta doa restu warga Desa Pekalongan untuk bisa kembali memimpin Desa Pekalongan ini. 

“Mari kita berdoa mengumpulkan hajat ini, semoga Desa Pekalongan menjadi desa Toyyibatun Wa Robbun Ghofur,” jelasnya.

Di Pilkades ini, Umar bertarung dengan satu orang saja. Yakni Hariyono dari warga setempat. (faiz/sah)