Kamis, 30/06/2022 | 02:37 WIB
Gresik Satu
Berita Gres Hukrim

Melihat Mobil INCAR Milik Satlantas Polres Gresik, Sehari Bisa Rekam Ribuan Pelanggar Lalu Lintas 

gresiksatu.com
Teks foto : Petugas Mobil INCAR saat mengintai pelanggar di Bundaran I Love GKB (Faiz /gresiksatu.com)

GresikSatu | Dalam menjalani operasi patuh Semeru 2022 Sat Lantas Polres Gresik terus melakukan patroli kepada para pelanggar lalu lintas. Kendati operasi masih sampai 26 Juni kedepan. Terhitung sudah banyak pelanggar lalu lintas.

Salah satunya dari penerapan digital dari mobil integrated noted capture attitude record (INCAR). Sehari pelanggaran yang masuk data dari mobil Incar melebihi batas target 500 pelanggar. Bahkan, sehari bisa mencapai ribuan para pelanggar dari mobil INCAR

Sat Lantas Polres Gresik sendiri memiliki dua mobil INCAR. Setiap mobil INCAR dilengkapi camera otomatis kepada para pelanggar lalu lintas. Paling banyak, pelanggar dari pengendara sepeda motor tanpa mengenakan helm. 

Kanitturjawali Satlantas Polres Gresik Ipda Bross Tito Dharmawan mengatakan, jumlah pelanggar dari mobil INCAR ini mencapai ribuan per harinya. Namun, pihaknya masih belum bisa menyimpulkan data signifikan ribuan pelanggar itu.

gresiksatu.com
melihat layar kamera dari mobil incar milik Satlantas Polres Gresik. (Foto : Faiz/Gresiksatu.com)

Karena setelah tertangkap kamera, dilakukan filter kembali oleh bagian kantor Sat Lantas Polres Gresik. Apakah memenuhi pelanggaran lalu lintas atau tidak. Serta dicek Nopol kendaraan untuk dilakukan pendistribusian surat tilang. 

“Masa distribusi pengiriman surat tilang kepada pelanggar selama 3 hari, dilanjutkan 5 hari konfirmasi, dan masa 8 hari pembayaran tilang ke Bank maupun persidangan. Jika dalam kurun waktu 8 hari belum ada pembayaran maka nopol kendaraan otomatis diblokir,” ucapnya, Rabu (22/6/2022). 

Operasi mobil INCAR jelas Bross terbanyak kedapatan pelanggar dari wilayah Gresik Selatan dan Perbatasan. Benjeng, Balongpanggang, Wringinanom, Menganti, Driyorejo dan Kedamean “Operasi juga ada di beberapa wilayah yang rawan kecelakaan,” jelasnya.

Diakui Bross, mobil INCAR ini tidak bisa beroperasi saat malam hari atau kondisi mendung. Apalagi jika masuk ke daerah yang sinyal internet rendah juga berpengaruh. “Namun hal itu jarang ditemukan di Gresik,” imbuhnya memungkasi. 

Diketahui, dalam Operasi Patuh Semeru 2022, Satlantas Polres Gresik akan berfokus pada tujuh jenis pelanggaran yang menjadi prioritas operasi. Yakni, tidak memakai helm SNI, melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah usia 17 tahun, tidak memakai safety belt bagi R4, mengemudi di bawah pengaruh miras, menggunakan HP saat berkendara, dan melawan arus lalu lintas. Potensial laka, lawan arus, kecepatan, gak pakai helm. (faiz/aam)

Full Day School