26.4 C
Indonesia
Kam, 8 Desember 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.4 C
Indonesia
Kamis, 8 Desember 2022 | 9:57:52 WIB

Mengulik Sepak Terjang Suharto, Tukang Becak Mantan Atlet Peraih Medali Asia

ADVERTISEMENT

SCROLL UNTUK LANJUTKAN MEMBACA

GresikSatu | Suharto, pria paru baya ini bukan asal sembarang orang. Ia pernah mengharumkan namanya sebagai atlet kejuaraan balap sepeda kancah nasional dan internasional periode 1970 an.

Pria berumur 70 tahun itu mengawali karirnya sebagai atlet kejuaraan nasional dari Jawa Timur. Masuk dalam Porseni Korpri pemerintah kota Surabaya. Bahkan pernah mengibarkan bendera di Kuala Lumpur sebagai jejak prestasi yang diraih.

“Karir yang dibangun untuk mengharumkan nama negara tidak menjamin kehidupan akan berbuah baik,” katanya Kamis (20/10/22).

Ia hidup seorang diri dibangunan kecil 1 kali 3 meter yang gelap dan pengap. Terletak di belakang gudang barang bekas Jalan Veteran 13 A no 15, Kebomas, Gresik. Rumah semi permanen yang sudah tidak layak huni, terutama untuk seseorang berusia lanjut. 

Aktivitas keseharian untuk mengisi perut kosongnya adalah mengumpulkan barang bekas, menjadi tukang kopi, tukang becak, sopir truk, dan banyak pekerjaan halal asal tidak meminta-minta.

[penci_related_posts dis_pview=”no” dis_pdate=”no” title=”Baca Juga ” background=”” border=”” thumbright=”no” number=”1″ style=”list” align=”none” withids=”” displayby=”tag” orderby=”date”]

Baca juga:  Khofifah Resmikan Samsat Baru Gresik, Urus Pajak Motor Hanya Dua Menit

Ketiban untung, saat melakukan aktivitas keseharian bertepatan dengan kunjungan bu Khofifah ke Gresik. Gubernur Jawa Timur tersebut mengikuti dan hafal betul daftar atlet berprestasi dari Jawa Timur. Saat menengok raut wajah Soeharto ia mengenali sosok lelaki tersebut dan memberi hadiah sebagai simbolik perkenalan.

“Waktu itu sedang bekerja, mengayuh becak sambil membawa tumpukan rongsokan lalu di berhentikan polisi akibat memotong jalan, dan beruntung dipertemukan bu Khofifah,” jelasnya 

Sebelum tinggal di Gresik, Ia hidup terlantar di Surabaya. Kehabisan uang untuk mengobati penyakit gagal jantung yang dialami istri dan anaknya. Belum lagi mengalami perampokan aset sehingga tidak ada aset yang tersisa. Tidak ada jaminan perlindungan dan kehidupan yang layak meski telah menjadi atlet kejuaraan.

“Kekecewaan saya terhadap pemkot Surabaya membuat jiwa saya serasa panas. Tidak ada jaminan kehidupan dan tunjangan apapun semasa tinggal disana,”

Momen terberat dalam hidupnya adalah kehilangan 2 orang terkasih, yakni Istri tercinta dan anak bungsu kesayangan.

Baca juga:  Waspada Inflasi, Gubernur Operasi Pasar Gresik Cek Harga Bahan Pokok 

“Saya belum sempat membahagiakan istri saya, ia lebih dulu direnggut ajal. Mengingat keduanya menjadi momen traumatis tersendiri,” paparnya.

Kini hidup Suharto mengalami fase peningkatan. Dari sebelumnya hanya menjadi tukang becak, setelah bertemu khofifah dia dipekerjakan di Bapenda Jatim, di Jalan Arif Rahman Hakim Gresik.

Momen pertemuan sang Gubernur itu tak akan ia lupakan. Dari pertemuan itu, Suharto setidaknya merasakan hidup yang lebih terjamin. Apalagi di masa-masa usia senja seperti dirinya, rasanya sangat berat jika harus hidup bersusah payah hanya untuk sebuah nasi.

“Sebelum kerja di Bapenda saya tukang becak, juga jadi pemulung cari rongsokan di jalan. Lalu ketemu ibu Gubernur saat membagi sembako,” ujarnya.

“Saya cerita prestasi pertasi saya. Saat ditanya nomor hp saya nggak punya, besoknya langsung dikirim hp, dan berlanjut hingga diberi pekerjaan,” kenang Suharto. (ovi/aam)

Komentar

Berita Terpopuler

Motor Penyok Pengendara Tewas, Ini Kejadian Laka Maut di Driyorejo Gresik

GresikSatu | Nasib nahas dialami Yohana Rosario Ayunda Tarno (20), warga Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Ia dinyatakan meninggal setelah terlibat kecelakaan di Jalan...

Bukan di Bawean, Penampakan Buaya Viral Ternyata di Pelabuhan Perbatasan Gresik – Surabaya

GresikSatu | Penampakan buaya di perairan Bawean Gresik mengundang pertanyaan dari banyak pihak. Setelah diteliti, lokasi penampakan ternyata tidak di Pelabuhan Bawean. Melainkan di Pelabuhan...

Mangkir Lagi, Terduga Pelaku Sodomi Gresik Masih Bebas Berkeliaran

GresikSatu | Terduga pelaku sodomi di Kabupaten Gresik masih bebas berkeliaran. Unit PPA Satreskrim Polres Gresik bahkan telah melakukan panggilan ke tiga kalinya, namun...

Niat Nyalip Berakhir Senggolan, Pemuda Ambeng-ambeng Meregang Nyawa di Cerme Gresik

GresikSatu | Nasib nahas dialami Masrifani Sohbirin. Pria berusia 30 tahun warga asal Desa Ambeng-ambeng Watangrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik meninggal usai dirawat akibat kecelakaan...

Viral! Penampakan Buaya di Bawah Pelabuhan Bawean Gresik

GresikSatu | Sebuah video yang memperlihatkan seekor buaya di bawah pelabuhan Bawean Gresik, viral di media sosial, Senin (5/12/2022). Buaya sepanjang kurang lebih 3...

Kolaborasi Ultras, dan Gresik United, Meriahkan HUT Gresiksatu.com ke 1 

GresikSatu | Momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Gresiksatu.com ke - 1, berkolaborasi bersama Ultras Gresik, dan Gresik United (GU), berlansung, Sabtu (3/13/2022) tadi...
Berita terbaru
Berita Terkait