Minggu, 29/05/2022 | 05:11 WIB
Gresik Satu

Meski Pandemi, Komunitas Gresik Expresi Tetap Aktif Giat Sosial ke Masyarakat

Salah satu kegiatan pengecatan Bale Keling di Kroman Gresik oleh Komunitas Gresik Expresi yang akhirnya viral beberapa waktu lalu./ Foto: Gresik Expresi
Salah satu kegiatan pengecatan Bale Keling di Kroman Gresik oleh Komunitas Gresik Expresi yang akhirnya viral beberapa waktu lalu./ Foto: Gresik Expresi

GresikSatu I Masa pandemi tidak menyurutkan tekad kemanusiaan Gresik Expresi, salah satu komunitas media sosial yang ada di Gresik itu selalu aktif dalam kegiatan sosial ke masyarakat, mulai dari bersedekah, membantu anak yatim dan anak dhuafa hingga kegiatan sosial lainnya.

Komunitas yang memiliki member puluhan ribu itu sudah aktif sejak sebelum pandemi dengan membuat program kepedulian kepada masyarakat, mulai dengan membuka warung sedekah dengan memberikan secara gratis nasi bungkus atau nasi kotak kepada masyarakat Gresik.

Namun, kegiatan sosial sedekah hanya berjalan selama empat kali karena datangnya pandemi Covid-19 yang membuat program warung sedekah berhenti total.

“Dulu bernama warung sedekah, membagikan nasi bungkus atau nasi kotak sumbangan dari donatur grup dan sebelum pandemi sudah berjalan empat kali dengan tempat atau lokasi berpindah pindah dan dijalankan sebulan sekali. Tapi kemudian pandemi datang dan berhenti total,” kata pendiri Gresik Expresi (Gresker) Iskandar Rasyid atau biasa disapa Cak Is.

Kemudian, di masa pandemi tahun 2021 lalu, melihat banyaknya masyarakat yang kesulitan, akhirnya kembali menghidupkan kegiatan bersedekah ini dengan membuat meja sedekah yang di jalankan setiap seminggu sekali.

“Awalnya melihat kesusahan masyarakat selama pandemi, akhirnya memiliki inisiatif untuk bersedekah tapi bagaimana agar tidak melanggar Prokes, lalu lahirlah ide membuat meja sedekah ini dan Alhamdulillah banyak yang berpartisipasi,” ungkap Cak Is.

Ia melanjutkan konsep meja sedekah ini, masyarakat yang ingin mengambil nasi bungkus, nasi kotak, air mineral dan vitamin maupun masker bisa mengambil sendiri yang sudah disiapkan di tepi jalan.

“Jadi meja sedekah ini sudah berjalan satu tahun lebih. Dan sekarang sudah berkembang di empat titik. Masyarakat yang ingin mengambil bisa dengan sendirinya. Semua sumbangan suka rela dari donatur grup dan ada yang dari luar grup,” jelas Cak Is, Kamis (20/1/2022).

Selain meja sedekah, Komunitas Gresik Expresi ini juga memiliki kegiatan donor darah, santunan anak langit dan anak dhuafa yang berjalan sejak tahun 2017 hingga sekarang dimana dana dari donatur anggota dan ada juga daei grup komunitas lain di FB se Gresik.

“Agenda terakhir kami Desember lalu memberi santunan kepada anak langit di Pundak Galeri, ada sekitar 25 anak langit di Gresik yang berhak mendapatkan santunan setelah dilakukan verifikasi,” beber pria asal Kecamatan Duduk Sampeyan itu.

Sebelumnya, lanjut Cak Is, ada program sosial pengecatan TPQ yang ada di Kecamatan Benjeng, mengecat serta mempercantik geladak (jembatan) Bale Keling Kroman di tepi laut yang akhirnya viral menjadi tempat destinasi wisata masyarakat serta geladak Karangkiring dan banyak aksi sosial lagi.

“Banyak banget aksi sosial selain meja sedekah. Yang viral itu kita melakukan aksi mengecat geladak Balai Keling yang akhirnya viral itu. Mengecat dan sedikit memperbaiki tempat TPQ,” jelasnya.

Untuk tahun 2022 ini, komunitas Gresik Expresi untuk sementara masih belum ada program aksi sosial. Tapi, lanjut Cak Is untuk meja sedekat tetap terus bergulir seminggu sekali.

“Ya, untuk sementara kami belum ada kegiatan, tapi teman-teman anggota Gresik Expresi sudah mewacanakan akan berkegiatan sosial lagi, doakan dalam waktu dekat kita bisa kembali berkontribusi kepada masyarakat Gresik,” ucapnya.**

Tinggalkan Komentar