Sabtu, 02/07/2022 | 12:05 WIB
Gresik Satu
Hukrim

Nekat Bawa Kabur Motor Bekas di Dealer, Warga Bungah Bonyok Dihajar Massa

gresiksatu.com
Pelaku saat dimassa oleh warga Desa Dukunanyar, Kecamatan Dukun, Gresik (Foto : Istimewa)

GresikSatu | Aksi Ratno Purnomo benar-benar nekat. Bagaimana tidak, Warga Dusun Nongkokerep, Desa / Kecamatan Bungah, Gresik ini nekat membawa kabur motor bekas yang dipajang di dealer motor.

Nahasnya, pria 40 tahun itu tak berhasil membawa kabur motor curiannya. Ia dihajar massa hingga babak belur. Alhasil, setelah diamuk warga sekitar, Ratno harus  berurusan dengan pihak polisi.

Kronologis kejadian bermula, Ratno semula terlihat mondar-mandiri di depan dealer motor bekas, milik Chavid Warga Desa Dukunanyar, Kecamatan Dukun, Gresik. Saat itu sang pemilik tengah membersihkan motor jualannya yang dipajang di teras toko, pada Sabtu (18/6/2022).

Saat itu, Chavid sang pemilik dealer motor bekas curiga dengan gerak-gerik terduga pelaku. Korban akhirnya memberanikan diri untuk bertanya. Sayangnga pertanyaan korban tak dihiraukan oleh Ratno.

Merasa pertanyaanya tak ditanggapi, korban lalu melanjutkan membersihkan motor jualannya. Saat itu ada tiga motor bekas yang dipajang. Ketika korban sedang lengah, satu motor bekas ternyata dibawa oleh pelaku dengan cara dituntun. Tidak dikendarai.

Sepeda motor bekas merk Jupiter nopol W 6802 JV itu, dibawa keluar dari toko milik Chavid. Melihat hal itu, sang pemilik dealer tak diam saja. Ia sempat menghalang-halangi pelaku pencurian. Namun karena kalah besar ukuran tubuh, pelaku yang memiliki banyak tato tetep meneruskan aksi jahatnya.

Tak mau jadi korban tindak kejahatan. Chavid pun langsung spontan teriak kalau ada maling motor. Seketika, warga yang berada di warung kopi sekitar, keluar dan mengehntikan aksi maling motor. Ratno kena bogem mentah dan dihajar massa. Ia bahkan sempat ditelanjangi.

Warga yang emosi itu akhirnya mereda setelah polisi datang ke lokasi. Ratno pun diseret dan dibawa ke proses hukum. Kendati demikian, polisi masih kebingungan dengan aksi Ratno. Pasalnnya, ia membawa kabur motor dengan cara dituntun.

“Iya benar tidak ada tanda-tanda kerusakan dalam kunci motor. Karena terduga pelaku tidak mengendari motor yang diambil, melainkan hanya dituntun,” kata Kanit Reskrim Polsek Dukun Aipda Reza Wahyu Winastiko.

Saat ini pelaku sudah dilakukan pemeriksaan di Mapolsek Dukun. Namun kata Reza, saat dimintai keterangan pelaku kerap menjawab dengan asal-asalan. Jawabannya tak sesuai konsteks.

“Dugaan sementara pelaku sedang mengalami gangguan jiwa. Bahkan saat ditanya langsung marah-marah ingin pulang,” bebernya.

Saat ini ujar Reza, pihaknya sudah memanggil Kepala Desa yang bersangkutan dengan pelaku. Dari informasi yang didapat kepolisian pelaku juga sering membuat resah masyarakat Desa Bungah. 

“Ini kepala desa sedang menuju ke Mapolsek, di Desa Bungah pelaku juga sering minta-minta rokok,” ujarnya. 

Dijelaskan, pelaku saat menjalankan aksinya tidak membawa alat apapun. Sepeda motor bekas yang dicuri juga dalam tidak sedang dikendarai. Hanya dipajang untuk daya tarik konsumen. (faiz/aam)

Full Day School