21.4 C
Indonesia
Sel, 6 Desember 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

21.4 C
Indonesia
Selasa, 6 Desember 2022 | 5:46:28 WIB

Pameran Sanggar Daun, Pelukis Cilik Asal Surabaya Terinspirasi Gaya Lukisan Vincent Willem Van Gogh 

ADVERTISEMENT

SCROLL UNTUK LANJUTKAN MEMBACA

GresikSatu | Komunitas Sanggar Daun kembali gelar pameran lukisan di di Gallery lantai 2 Icon Mall Gresik, Sabtu (12/11/2022) kemarin. Menariknya, dalam pameran itu, ada satu pelukis cilik bernama Damara Azka Yudith yang meniru seni gaya lukisan Vincent Willem Van Gogh.

Seorang pelukis pascaimpresionis Belanda yang menjadi salah satu tokoh paling terkenal dan berpengaruh dalam sejarah seni di Barat. 

Anak laki-laki asal Surabaya ini, sudah banyak menghasilkan karya ekspresif. Bahkan dirinya sudah mulai belajar mendalami tekniknya Van Gogh. Maestro seni lukis Ekspresionis paling terkenal pada awal abad ke-20.

“Mulai suka melukis sejak usia lima tahun saat sekolah TK. Kebanyakan melukis pohon. Sekarang belajar seni garis teknik Van Gogh,” ucap anak yang duduk di kelas V ini. 

Salah satu karya monumental anak usia 10 tahun yakni, ‘Rembulan Kembar’. Acrylic on Canvas, 30×30 Cm. Untuk menghasilkan karya, Azka membutuhkan waktu satu jam. 

Baca juga:  Ajang Ginofest 2022, Fakultas Vokasi Unair Surabaya Pamerkan Karya Mahasiswa 

“Detail garis kecil harus bagus. Saya tertantang dengan teknik Van Gogh. Karena lukisannya penuh garis-garis,” jelasnya.

[penci_related_posts dis_pview=”no” dis_pdate=”no” title=”Baca Juga ” background=”” border=”” thumbright=”no” number=”1″ style=”list” align=”none” withids=”” displayby=”tag” orderby=”date”]

Ibu Azka Ratna Sulistianingrum mengatakan, dirinya dalam memberikan edukasi kepada anaknya. Begitu sang buah hati suka menggambar dirinya pun mendukung, dan mengikuti kelas Sanggar Daun Anak. 

“Kebetulan anak senang melukis, ya sudah saya cari rekomendasi tempat untuk belajar melukis, dan ketemu komunitas ini,” ucapnya. 

Pendiri dan Pembina Utama Sanggar Daun Arik S Wartono mengatakan, pada pameran Sanggar Daun, kali ini bertema ‘MEMORI BAHAGIA’. Selain lukisan juga ada pameran fotografi.

Namun pada pameran ini, pihaknya lebih menekankan program Art-Preneur. Bagaimana menciptakan para seniman pelukis menjadi insan entrepreneurship dari hasil karyanya. 

Baca juga:  15 Perupa Asal Gresik 'GASRUG' Gelar Pameran di Surabaya

“Sementara ini sudah ada lima karya yang terjual. Melukis bukan hanya senang-senang saja tapi juga ada nilai lebih ekonomi, dan pengalaman,” tegasnya.

Jika nanti ada masyarakat yang tertarik dengan beberapa lukisan saat pameran, pihaknya membuka harga mulai Rp 500 ribu sampai Rp 2,5 juta. 

Diketahui, pameran  berlangsung mulai tanggal 12 November – 31 Desember 2022 di Gallery lantai 2 Icon Mall Gresik. Pameran ini menampilkan 64 karya seni lukisan dan fotografi.

Ada berbagai ukuran mulai lukisan kertas A3 berpigura, lukisan cat air, lukisan berbahan cat acrilyc pada kanvas yang berukuran rata-rata di bawah 1 meter, dan 5 karya fotografi penyajian print frameless makimal ukuran 60×110 Cm. (faiz/aam)

Komentar

Berita Terpopuler

Bukan di Bawean, Penampakan Buaya Viral Ternyata di Pelabuhan Perbatasan Gresik – Surabaya

GresikSatu | Penampakan buaya di perairan Bawean Gresik mengundang pertanyaan dari banyak pihak. Setelah diteliti, lokasi penampakan ternyata tidak di Pelabuhan Bawean. Melainkan di Pelabuhan...

Motor Penyok Pengendara Tewas, Ini Kejadian Laka Maut di Driyorejo Gresik

GresikSatu | Nasib nahas dialami Yohana Rosario Ayunda Tarno (20), warga Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Ia dinyatakan meninggal setelah terlibat kecelakaan di Jalan...

Mangkir Lagi, Terduga Pelaku Sodomi Gresik Masih Bebas Berkeliaran

GresikSatu | Terduga pelaku sodomi di Kabupaten Gresik masih bebas berkeliaran. Unit PPA Satreskrim Polres Gresik bahkan telah melakukan panggilan ke tiga kalinya, namun...

Kolaborasi Ultras, dan Gresik United, Meriahkan HUT Gresiksatu.com ke 1 

GresikSatu | Momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Gresiksatu.com ke - 1, berkolaborasi bersama Ultras Gresik, dan Gresik United (GU), berlansung, Sabtu (3/13/2022) tadi...

Dirgahayu Gresik Satu, Menuju Pers yang Bebas dan Sehat

Catatan dari Priyandono Di sela-sela kesibukan sebagai pengawas sekolah, kegiatan yang berkaitan dengan tulis menulis tetap saya lakukan. Ora ketang klungsu, melu udhu. Artinya, mencoba...

Gelar Musywil Jatim di Gresik, Alumni Pesantren Tebuireng Bedah Pemikiran KH Hasyim Asyari di Bidang Pendidikan

Gresiksatu | Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) menggelar seminar pemikiran Hadratusy Syaikh KH Hasyim Asy'ari bidang pendidikan. Kegiatan itu sekaligus dalam rangkaian Musywil...
Berita terbaru
Berita Terkait