Sabtu, 28/05/2022 | 05:50 WIB
Gresik Satu

Pansus Minta Kaji Ulang Tata Ruang Pengolahan Limbah B3 di Ujungpangkah 

Suasana rapat Pansus RTWR DPRD Gresik / foto : sah

GresikSatu | Rencana perubahan pola ruang di tiga titik lokasi wilayah Gresik Utara, masih belum final. Ketua Pansus RTRW DPRD Gresik Syahrul Munir miminta agar lokasi tersebut dikaji ulang secara detail.

Khususnya, manfaat dan dampak yang terjadi ketika tiga proyek itu direalisasikan. Antara lain agro industri di sekitar waduk Sukodono Kecamatan Panceng, Kawasan Industri Halal (KIH) di Sidayu, dan pengolahan limbah B3 di Ujungpangkah.

“Saat ini masih berupa kawasan pertanian dan perikanan. Namun direncanakan menjadi kawasan industri. Tentu perlu ada kajian yang komprehensif,” katanya, Kamis (20/1/2022).

Misalnya, tentang rencana pembangunan pengolahan limbah B3 di Ujungpangkah juga perlu mendapatkan kajian lebih lanjut. Selain potensi dampak lingkungan yang sangat berbahaya. Potensi konflik sosial juga terjadi dari aktifitas tersebut.

Baca Juga : Tes Swab Ilegal Akhirnya Dibubarkan Dinkes Gresik

Antara lain mobilitas limbah, pencemaran hingga disparitas serapan tenaga kerja. Hal itu agar dikemudian hari tidak menimbulkan persoalan berkepanjangan.

“Meskipun pengolahan limbah B3 sangat penting. Apalagi bagi daerah industri seperti Gresik. Dengan harapan pencemaran semakin terkendali,” tandasnya.

Sementara itu, dalam rapat Pansus Rancangan Peraturan Daarah (Raperda) tentang RTRW 2021-2041 masih berjalan alot. Sejak dibahas pada September lalu, pembahasan Raperda tersebut belum kunjung membuahkan hasil.

Baca Juga : Mbois! Ini Tampilan Baru Kampung Pecinan Gresik

Padahal, regulasi tersebut sangat berpengaruh pada pembangunan kota Pudak dalam 20 tahun mendatang. Kalangan legislatif pun masih menunggu persetujuan Gubernur Jawa Timur tentang Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2022.

Salah satunya, untuk meminta rekomendasi agar pembahasan Raperda RTRW dapat dilanjutkan. “Cukup mendesak, apalagi aturan tersebut berkaitan dengan kebijakan lainnya,” jelas politikus asal PKB itu. **

Tinggalkan Komentar