Jumat, 27/05/2022 | 21:57 WIB
Gresik Satu

Pasar Murah Sidomoro Terkendala Kupon, Banyak Warga Tak Kebagian Minyak Goreng

Antrean warga saat hendak membeli migor murah di Pasar Sidomoro /Foto : Faiz

GresikSatu | Operasi pasar murah minyak goreng Rp 14 per liter dan Rp 28 ribu per dua liter digelar di Pasar Sidomoro, Kebomas, Gresik berlangsung tegang.

Pasalnya banyak warga yang tak kebagian minyak goreng lantaran tak memiliki kupon. Adu mulut, petugas dan pembeli pun tak dihindarkan.

Ditambah, warga yang sudah antre berjam-jam tidak bisa membeli minyak goreng (migor) murah. Alasanya karena terkendala kupon.

Kupon tersendiri disebar luaskan di beberapa desa dan kelurahan di Kecamatan Kebomas, namun dengan jumlah terbatas.

Baca Juga : Kisah Pengusaha Kerupuk Bertahan di Tengah Sulitnya Minyak Goreng

Salah satu warga Sri mengaku sudah antri sekitar 30 menit langsung balik kanan alias pulang. Usai diumumkan bahwa yang mendapat migor murah harus dengan kupon.

Padahal perempuan yang domisili di Sentolang, Kelurahan Sidomoro, Kebomas Gresik berada di depan pasar Sidomoro. 

“Tidak dapat kopun ya pulang, depan pasar lho tidak dapat. Tidak ada pemberitahuan juga kepada warga,” keluhnya sembari keluar antrean dan pulang. 

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Pemkab Gresik Agus Budiono mengatakan, pasar murah ini sebagai tindak lanjut operasi pasar yang sudah dilaksanakan di beberapa Kecamatan di Kabupaten Gresik. 

“Ini juga sebagai bentuk perhatian Bupati kepada masyarakat Gresik. Dengan ketentuan umumnya, setiap orang hanya bisa membeli 2 liter,” ucapnya, Rabu (2/3/2022).

Baca Juga : Stabilkan Harga, Wilmar Kirim 26.400 Liter minyak goreng ke Papua Pakai Pesawat Hercules

Diakui Agus, sejauh ini kendalanya yakni  terbatasnya kouta minyak yang ditentukan. Jika tidak dibatasi dan diberikan kupon maka akan cepat habis diserbu.

“Pasar migor murah, insyaAllah akan terus dilakukan sampai Bulan Romadhon, dan kegiatan pasar minta goreng ini sudah yang ke-11 kali. Dengan total ada 33.600 liter se Kabupaten Gresik. Dan di Pasar Sidomoro kouta 1.000 liter 500 orang,” paparnya. (fais/sah)