Jumat, 30/09/2022 | 19:23 WIB
Gresik Satu
Pemerintahan

Pembangunan Hanggar Sampah TPST Belahanrejo Kedamean Tunggu Selesai DED

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik yang sudah overload atau penuh./ Foto: TBK
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik yang sudah overload atau penuh./ Foto: TBK

GresikSatu I Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik saat ini masih dalam perencanaan Detailed Engineering Design (DED), awalnya dana yang di anggarkan sebesar Rp. 8 miliar tetapi dialokasikan hanya Rp.1,2 miliar.

Diketahui, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik yang selama ini menjadi pembuangan akhir sampah di Kabupaten Gresik sudah overload (penuh), sehingga perlu adanya tempat pembuangan sampah alternatif untuk menampung sampah.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Kebersihan DLH Gresik Mustofa mengatakan untuk Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Desa Balahanrejo, Kecamatan Kedamean harus merubah kembali Detailed Engineering Design (DED). Dimana semestinya anggaran Rp. 8 miliar di tahun 2022 namun hanya di alokasikan sebesar Rp. 1,2 miliar.

“Jadi kemarin ada perubahan untuk Detailed Engineering Design (DED) dengan alokasi anggaran Rp. 1,2 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pembangunan TPST tersebut,” kata Mustofa, Rabu, (2/2/2022).

Mustofa melanjutkan pihaknya nanti akan memasukkan kembali ke pengadaan barang dan jasa ke Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik pada bulan April yang kemudian akan dilanjutkan untuk pelelangan.

“Setelah selesai DED maka langsung dimasukkan ke pengadaan barang/jasa Sekda Gresik serta dilakukan pelelangan untuk TPST di Desa Belahanrejo Kecamatan Kedamean Gresik,” ungkapnya.

Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa Sekda Kabupaten Gresik, Tri Joko Efendi mengatakan TPST di Desa Belahanrejo untuk hanggar sampah dianggarkan Rp. 1,2 miliar dari APBD Kabupaten Gresik. Sedangkan untuk perencanaan pelaksanaanya sekitar 6 bulan.

“Jadi untuk pembangunan hanggar sampah (TPST) Desa Belahanrejo direncanakan bisa selesai di tahun 2022 ini,” terangnya.

Tri melanjutkan untuk DLH sudah mulai bulan Januari, sudah masuk untuk perencanaan proses tender. Biasanya  bulan Maret dimajukan di bulan Januari dan Februari. Karena untuk menjaga hal yang tidak diinginkan biar pelaksanaan selesai dan waktunya cukup banyak.

“Pelaksanaannya tetap jalan dan masih cukup waktu, tinggal nanti pelaksanaan dan koordinasi, proses tundernya disini. Kami berharap DLH Gresik segera memasukkan perencanaan untuk hanggar (TPST) Belahanrejo, sehingga pelaksanaan 6 bulan sudah cukup di tahun 2022,” jelasnya.**