Kamis, 30/06/2022 | 02:11 WIB
Gresik Satu
Pemerintahan

Pembangunan SPBK Nelayan di Mengare Terkendala Akses Jalan

Foto : Anggota Komisi II DPRD Gresik M Syahrul Munir dengan Direktur PT Gresik Migas berdialog dengan nelayan (gresiksatu.com)

GresikSatu | Rencana pembangunan stasiun pengisian bahan bakar khusus (SPBK) nelayan di Pulau Mengare, Bungah, Gresik, sepertinya sulit direalisasikan. Pasalnya syarat pendirian SPBK harus memiliki lokasi yang strategis dan sesuai standar yang ditentukan.

Sedangkan di Desa Mengare, akses jalan masih belum memadai. Jalan di sana tak bisa dilintasi oleh kendaraan besar. Kendati demikian, upaya pendirian SPBK terus dilakukan. Pemerintah perlu mencari solusi terkait permasalahan ini.

Hal ini agar para nelayan di sana tidak lagi terkendala dengan, sulitnya mengakses Bahan Bakar Minyak (BBM) solar. Untuk mencari solusi, Anggota Komisi II DPRD Gresik M Syahrul Munir sampai menghadirkan Direktur Gresik Migas di hadapan para nelayan setempat.

Baca Juga : Pemkab Gresik Berencana Bangun Ulang Pasar Sidayu

“Nelayan Mengare masih kesulitan mendapatakan solar subsidi. Mereka kerap tidak dilayani oleh pegawai SPBU dengan berbagai alasan. Padahal, solar menjadi tumpuan hidup bagi para nelayan,” katanya, Rabu (25/5/2022).

Pihaknya berharap, pemerintah komitmen memberikan perlidungan kepada nelayan sesuai Perda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan.

Apalagi, pemerintah daerah sudah mendapatkan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerja (kunker) ke wilayah Gresik beberapa waktu lalu.

“Pemerintah mempunyai kewajiban menjamin kesejahteraan nelayan. Makanya, SPBK nelayan harus terealisasi,” imbuhnya. (aam)

Full Day School