Minggu, 29/05/2022 | 05:58 WIB
Gresik Satu

Pemudik Bisa Tersenyum, Betonisasi Jalur Gresik-Lamongan Dibuka

Kabar gembira bagi pemudik yang legat jalur Gresik-Lamongan via Duduksampeyan. Proyek betonisasi jalan tersebut tuntas, Selasa (19/4/2022).

GresikSatu I Kabar gembira bagi pemudik Idul Fitri 1443 H yang melintas jalur Gresik-Lamongan lewat Duduksampeyan. Proyek betonisasi alias rigid dibuka sejak Senin (18/4/2022) kemarin.

Kepala BBPJN Jawa Timur-Bali Kementerian PUPR Achmad Subki menjelaskan, pembukaan itu lebih cepar empat hari dari rencana awal. Semula Kementrian PUPR memberikan instruksi agar betonisasi jalur Pantai Utara (Pantura) H-11 Lebaran.

“Tetapi, saat H-14 Lebaran jalan sudah bisa dilalui. Sehingga pemudik yang lebih awal mudik tidak lagi khawatir macet,” ujarnya dalam siaran pers.

Tuntasnya, proyek betonisasi dan pembukaan kembali jalur Gresik-Lamongan tersebut, maka  tidak lagi menerapkan contraflow di ruas perbatasan itu.

Adapun pembukaan arus lalu lintas berada tepat pada KM 33+600 sampai dengan 35+172 dengan panjang sekitar 1,5 kilometer.Jalan ini merupakan bagian dari Paket Preservasi Jalan Babat-Lamongan-Gresik MYC tahun anggaran 2021-2023.

Paket ini didanai Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan penyedia jasa konstruksi PT Cahaya Indah Madya Pratama-PT Airlanggatama Nusantarasakti, KSO. Paket ini memiliki total panjang penanganan 16,64 kilometer dengan target selesai 31 Agustus 2023 mendatang.

Achmad Subki berharap, dengan dibukanya jalan pada ruas tersebut, kepadatan lalu lintas menjelang Lebaran khususnya di ruas jalan nasional dari Gresik-Lamongan berkurang.

“Dengan dibukanya jalan ini, berarti sudah ada sekitar 7 kilometer jalan yang beroperasi, yaitu pada KM 33+600 hingga 40+600,” pungkasnya.(aha)