Senin, 03/10/2022 | 14:43 WIB
Gresik Satu
Berita Gres Pemerintahan

Pengangguran Terbuka Tinggi, Jadi Perhatian Utama Pemkab Gresik

whatsapp image 2022 09 09 at 18.53.13
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang hadir di sarasehan peran kepemudaan di dunia industri karang taruna Desa Bedanten, Kecamatan Bungah./ (Foto:TBK/gresiksatu.com)

GresikSatu I Badan Pusat Statistika (BPS) Gresik mencatat, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Gresik pada 2021 mencapai 56.261 orang. Angka ini mengindikasikan masih banyak angkatan kerja yang belum terserap dengan baik.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang hadir di sarasehan peran kepemudaan di dunia industri karang taruna Desa Bedanten, Kecamatan Bungah itu juga menghadirkan Komisi II DPRD Gresik Syahrul Munir, Camat Bungah Munir, Kepala Desa Bedanten Abdul Majid, perwakilan JIIPE Mifti Haris, serta para pemuda Bedanten.

Wakil Bupati yang akrab disapa Bu Min mengatakan, Gresik sendiri menjadi basis dari 1.811 perusahaan, mulai dari Usaha mikro kecil menengah (UMKM) sampai dengan Perseroan Terbatas (PT). Dengan jumlah tersebut Kabupaten Gresik seharusnya dapat memberikan lahan yang cukup besar bagi tenaga kerja lokal. Sehingga jelas ini menjadi perhatian utama dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Bu Min juga mendorong para pemuda untuk bersikap inovatif dan peka terhadap perkembangan teknologi saat ini. Sehingga dapat membentuk kompetensi diri untuk kesiapan dalam menghadapi perubahan jaman.

“Maka kuasai teknologi yang ada sekarang, jadilah kreatif supaya nanti dilirik orang banyak, sehingga bisa bekerja sesuai keahlian masing-masing” katanya, Sabtu (10/9/2022).

Wabup juga mengatakan telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam mendukung perkembangan kompetensi para pemuda produktif di Gresik lewat pelatihan. Mengingat persaingan sekarang sudah masuk ke era industri 5.0 yang lebih banyak mengandalkan kemampuan mesin ketimbang manusia.

“Kita sudah kerjasama dengan JIIPE dan Disnaker untuk yang bekerja adalah ber KTP Gresik, meskipun sudah bikin kerjasama, tetap skill yang utama, karena sekarang persaingan tidak hanya dengan manusia tapi juga mesin” ungkap Bu Min. (Tov)