Sabtu, 20/08/2022 | 12:16 WIB
Gresik Satu
Pemerintahan

Pengurus KTNA Gresik Dilantik, Bupati: Bejuang Bantu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

tkna
Pengurus Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Gresik Periode 2022-2027 resmi dilantik, Rabu (29/6/2022)./ (Foto:TBK/gresiksatu.com)
 Advertisement

GresikSatu I Pengurus Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Gresik Periode 2022-2027 resmi dilantik, Rabu (29/6/2022). KTNA yang diketuai Hamzah Takim itu dilantik oleh Ketua KTNA Jatim Sumrambah menghimbau agar membentuk korp[orasi petani untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Gresik.

Dalam sambutannya, Sumrambah mendorong agar KTNA Gresik membentuk korporasi petani. Ini dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Gresik.

“Nanti saya akan turun mendampingi proses ini. Saya berharap petani di Gresik bisa sejahtera,” ujar pria yang menjabat Wakil Bupati (Wabup) Jombang itu.

Menurutnya selama ini petani tidak sejahtera karena lahan yang digarap tidak sampai satu hektar. Dengan adanya korporasi, nanti petani bisa membangun jejaring dan penggunaan teknologi pertanian modern.

“Saya minta pengurus KTNA baru yang rata-rata masih anak muda bisa semangat berjuang untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Sumrambah.

Selain dihadiri Ketua KTNA Jatim Sumrambah, Penyuluh dan Gapoktan se Kabupaten, pelantikan KTNA Gresik juga dihadiri langsung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Gus Yani sapaan akrab Bupati memberikan apresiasi atas pelantikan pengurus baru. Pihaknya siap bersinergi dengan KTNA untuk mensukseskan program yang akan dilakukan.

“Yang penting harus terus bersinergi untuk mensukseskan pembangunan daerah. Utamanya sektor pertanian,” ungkap orang nomer satu di Kabupaten Gresik ini.

Sementara itu, Ketua KTNA Gresik terpilih Hamzah Takim mengatakan pada kepengurusan kali ini pihaknya sengaja menggaet para pemuda. Diharapkan mereka punya banyak inovasi. Terutama penggunaan teknologi modern.

“Ada salah satu pengurus yang usianya masih 20 tahunan tapi sudah sukses. Saya berharap bisa menularkan kepada petani yang ada di Gresik,” terangnya.

Terkait dengan pembentukan korporasi, pihaknya bakal segera berdiskusi dengan pengurus baru. Mulai pembangunan jejaring hingga penyediaan modal bagi petani.

“Saya akan berupaya membangun kerjasama dengan perusahaan di Gresik dan perbankan. Selain itu saya juga terus berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk meningkatkan inovasi pertanian modern,” ujarnya.

Hamzah menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pemkab Gresik. Sehingga, tujuan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan petani bisa tercapai. “Pasti sinergi akan dilakukan. Sehingga program yang digelar bisa selaras,” ucapnya.