Sabtu, 20/08/2022 | 13:31 WIB
Gresik Satu
Berita Gres Pendidikan

Penyusunan Modul Ajar SMAN Dukun, Menumbuhkan Talenta Siswa

Gresiksatu.com
Kegiatan Workshop Penyusunan Modul Ajar tahun 2022 / 2023 SMA Negeri Dukun (Foto : Aam/Gresiksatu.com)
 Advertisement

GresikSatu | SMA Negeri Dukun Gresik menggelar Workshop Penyusunan Modul Ajar tahun 2022 / 2023. Modul ajar ini yang nantinya akan menjadi pedoman guru untuk melakukan pembinaan serta pendidikan terhadap siswa.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Sekolah dan seluruh guru SMAN Dukun. Beberapa materi disampaikan dalam workshop tersebut. Antara lain, struktur kurikulum, perubahan kurikulum sebelum dan sekarang, menganalogikan kurikulum yang mudah, dan penyusunan modul ajar.

“Pematerinya dari guru-guru termasuk saya, yang sebelumnya telah menerapkan kurikulum merdeka. Jadi pada intinya workshop ini saling meberi usul,” kata Kepala Sekolah SMAN Dukun Kholid, kepada Gresiksatu.com, Selasa (19/7/2022).

Salah satu rumusan modul ajar yang paling menonjol adalah, menumbuhkan talenta siswa. Hal ini selaras dengan tujuan kurikulum merdeka, yang dua tahun ini sudah diterpakan di lembaga SMAN Dukun. Ditambah, setiap siswa pasti memiliki talenta masing-masing, sehingga harus diasah lagi.

“Kemudian dalam model kurikulum merdeka, tidak boleh menyamaratakan antar siswa. Mislanya ada anak levelnya cerdas, kita perlakukan pengayaan saja. Memberi soal-soal lebih tinggi. Tidak bisa diseragmkan,” jelasnya.

“Hal ini berbeda jika melihat kurikulum sebelumnya. Kalau dulu bisa ngak bisa harus selesai. Kalau kurikulum merdeka, anak ini belajar dengan talenta dengan dimiliki,” tambahnya.

Agar selaras dengan penerapan modul ajar, Kholid meminta kepada seluruh guru supaya terus meningkatkan kualitasnya dalam mengajar. Setidaknya terus mengkonsumsi bacaan-bacaan yang berhubungan dengan pelajarannya.

Diketahui, SMAN Dukun merupakan sekolah istimewa Kemendikbud Ristek sebagai sekolah penggerak. Sekolah penggerak Kurikulum Merdeka dengan model 30 persen dari seluruh alokasi waktu pembelajarannya adalah pembelajaran berbasis proyek. Tujuannya adalah penguatan Karakter Profil Pelajar Pancasila. (aam)