Minggu, 29/05/2022 | 07:17 WIB
Gresik Satu

PKK Desa Lebak Ikuti Pelatihan Daur Ulang Sampah Menjadi Barang Hiasan Layak Jual 

Teks foto : Anggota TP-PKK Lebak saat mengikuti pelatihan daur ulang sampah di Desa Banjarsari (Faiz /gresiksatu.com)

GresikSatu | Meski berada di daerah kepulauan, masyarakat Bawean terus melalukan keratifitas inovatif tentang pengelolaan sampah. Seperti yang dilakukan anggota Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura Pulau Bawean.

Para anggota PKK dari Desa tersebut tampak antusias mengikuti pelatihan tentang pengelolaan daur ulang sampah BUMDes di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme. Pasalnya, di Desa tersebut sudah ada Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS3R).

Harapannya, dengan mengikuti pelatihan daur ulang sampah, bisa diadopsi ke Desa Lebak. Hingga menjadi barang produksi hiasan yang layak dijual di Lebak.

Kepala Desa Lebak Fadal mengatakan, pelatihan daur ulang sampah ini, diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat (PMD) Jawa Timur selama dua hari Senin dan Selasa 29-30 Maret 2022. Fadal  optimis dengan pelatihan ini, bisa menjadi bekal bagi anggota PKK yang mayoritas Ibu-ibu.

Baca Juga : Unggul Telak, Calon Petahana Kembali Pimpin Desa Sumurber 

“Paling banyak tau tentang sampah ya Ibu-ibu ini karena sering berinteraksi langsung di Rumah,” katanya, Rabu (30/3/2022).

Selain itu, PKK Lebak juga melakukan study tour di BUMDes Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti tentang pengelolaan sampah TPS 3R. Disana PKK Lebak mendapatkan pembelajaran mulai dari bank sampah sampai manajemen TPS 3 R.

“Termasuk pemungutan sampah ke rumah – rumah yang dikelola BUMDes,” ujarnya.

Fadal berharap, pelatihan dan study tiru ini bisa mengembangkan BUMDes TPS 3R di Desa Lebak. “Kini sudah dibentuk Bank sampah tinggal mengelola lebih lanjut dari Ibu-ibu PKK,” pungkasnya. (Faiz/Sah)