Senin, 03/10/2022 | 14:13 WIB
Gresik Satu
Berita Gres Hukrim

Polisi Amankan Pelaku Pembacokan Driyorejo Gresik, Satu Tersangka Di Bawah Umur

Gresiksatu.com
Pelaku pembacokan Driyorejo Gresik. (Foto : Polres Gresik for Gresiksatu.com)

GresikSatu | Polres Gresik akhirnya berhasil mengamankan tiga pelaku pembacokan di Dusun Semambung, Kecamatan Driyorejo, Gresik, Selasa (20/9/2022). Satu pelaku diketahui masih di bawah umur. Ketiganya kini telah menjalani masa hukuman di Polres Gresik.

Identitas pelaku pembacokan. Antara lain, Septian Adi Nurcahyo (19) terlibat pembacokan di TKP, dan Mochammad Valentino Ardiansyah (20) berperan membacok di bagian paha korban. Kemudian pelaku berinisial DAP (16) terlibat menendang korban sebanyak satu kali.

Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro mengatakan, pihaknya telah memeriksa 13 orang dalam kejadian itu. 10 orang menjadi saksi, tiga orang ditetapkan jadi tersangka. Saat ini, ketinganya masih dilakukan penyelidikan.

“Iya kami tetapkan tiga orang jadi terangka atas kasus pengeroyokan. Satu orang masih di bawah umur,” katanya, Selasa (20/9/2022).

Ditanya terkait, pelaku pembacokan berkiatan dengan perguruan silat tertentu. Wahyu masih melakukan pendalaman. Namun sesuai keterangan awal, korban dibacok saat menggunakan kaos PSHT.

Diberitakan sebelumnya, bermula, korban berinisial MNN, bersama dua temannya saat itu tengah memakan Lontong Kupang di TKP, Senin (19/9/2022) dini hari. Tak berselang lama, tiga orang ini didatangi oleh gerembolan orang berpakaian serba hitam.

Tanpa banyak berkata, sekumpulan orang ini lalu melakukan pembacokan. Tidak jelas apa yang jadi penyebab, para pemuda ini tega melakukan penganiayaan. Akibat dari kejadian itu, seorang korban mengalami luka bacok. Sedangkan dua orang lainya mengalami luka ringan.

Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro membenarkan kejadian itu. Tiga orang yang jadi korban pembacokan. Diantaranya, korban MNN mengalami luka bacok di bagian kaki kiri, DHP dan MSS mengalami luka ringan.

“Kami masih melakukan penyelidikan, sesuai keterangan saksi, korban dibacok saat menggunakan kaos bertuliskan PSHT,” katanya. (aam)