Sabtu, 20/08/2022 | 12:33 WIB
Gresik Satu
Berita Gres Hukrim

Polres Gresik Bekuk Belasan Budak Sabu, Terbesar Bandar Sabu Asal Mengare 

Gresiksatu.com
Para budak narkoba saat diamanakan di Halaman Mapolres Gresik ( Foto : Faiz /Gresiksatu.com)
 Advertisement

GresikSatu | Satresnarkoba Polres Gresik membekuk belasan tersangka penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Gresik. Total ada 16 tersangka yang diamankan. Dari belasan tersangka narkoba, terbesar bandar sabu asal Mengare, Desa Tajung Widoro, Kecamatan Bungah, Gresik. 

Tersangka bandar besar itu, diketahui Akhmad Sukhaimin (56). Dari pria kepala lima ini, petugas menemukan 92 poket sabu siap edar milik Sukhaimin. 

Dari informasi masyarakat, petugas akhirnya bisa membekuk Sukhaimin di rumahnya di Dusun Sumbersari, Desa Tajung Widoro, Pulau Mengare pada Selasa malam lalu, (19/7/2022). Saat diamankan,dirinya hanya bisa tunduk bersila bersama para pelaku lainnya di Halaman Polres Gresik, Selasa (26/7/2022). 

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengungkapkan, ada sebanyak 12 kasus ungkap narkoba selama kurun satu bulan di Bulan Juli ini. Dari 12 kasus tersebut pihaknya mengamankan 16 tersangka. 8 tersangka pemakai, 8 tersangka lainnya pengedar. 

“Dari hasil ungkap itu, barang bukti yang kami amankan 46,48 gram sabu dan 2,6 gram ganja,” ungkapnya saat conferensi pers di Halaman Mapolres Gresik, Selasa (26/7/2022). 

Menurut mantan Kapolres Ponorogo itu, barang haram tersebut seringkali diedarkan menyasar pada pelajar, pekerja dan pemuda di Kabupaten Gresik. Terkait bandar sabu narkoba di Pulau Mengare Jelas Aziz, dari hasil intograsi tersangka sudah dua tahun menjalani bisnis narkoba. Barang haram itu ia dapatkan melalui jalur darat maupun laut. 

“Sabu didapat dari luar Gresik. Dikirim jalur darat dan laut. Barangnya ada yang dari Madura,” jelas Azis. 

Kasatnarkoba Polres Gresik AKP Tatak Sutrisno menambahkan, peredaran narkoba di Pulau Mengare sangat meresahkan. Pihaknya akan terus melakukan pengembangan untuk pencegahan lebih lanjut. 

“Kami akan terus kembangkan kasus peredaran narkoba dari penangkapan ini,” imbuhnya.

Dari 16 budak sabu dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Subs 112 ayat (2)  UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman diatas 10 tahun penjara. (faiz/aam)