Sabtu, 28/05/2022 | 04:38 WIB
Gresik Satu

Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba, Bupati Gresik: Gandeng Kyai, Ulama dan Tokoh Agama

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat membuka rapat kerja Program pemberdayaan masyarakat anti Narkoba Instansi Pemerintah bertempat, Selasa (15/02/2022). / Foto: TBK
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat membuka rapat kerja Program pemberdayaan masyarakat anti Narkoba Instansi Pemerintah bertempat, Selasa (15/02/2022). / Foto: TBK

GresikSatu I Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik menggelar rapat kerja Program pemberdayaan masyarakat anti Narkoba Instansi Pemerintah bertempat, Selasa (15/02/2022).

Rapat Kerja tersebut di buka langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau yang akrab disapa Gus Yani, di dampingi Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir, Kepala BNNK Kabupaten Gresik AKBP Supriyanto, dan di hadiri Pimpinan OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.

Bupati Gus Yani menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi BNNK yang senantiasa terus melakukan pemberantasan penyalahgunaan Narkotika dan obat obatan terlarang di Kabupaten Gresik, Tentunya kegiatan seperti ini saya kira patut di apresiasi untuk teman-teman OPD.

“Memang bicara soal bisnis Narkoba tidak akan berhenti dalam produksi sebab mereka berorientasi pada keuntungan besar di Industri barang haram tersebut yang berharap untuk terus berproduksi dan dapat memasarkan produknya melalui berbagai cara apapun,” ujarnya.

Berikutnya lanjut Gus Yani, peran BNN sangat penting sekali dalam penanggulangan penyalahgunaan dan peredaran narkoba maka dari itu sosialiasi dan kampanye bahaya narkoba harus terus dilakukan tanpa henti untuk menyelamatkan generasi muda dan masyarakat pada umumnya agar jauh dari penyalahgunaan narkoba dan obat obatan terlarang lainnya.

“Prestasi BNN tidak hanya pada penangkapan bandar besar jaringan atau barang bukti narkotika namun dengan terus mengkampanyekan dan Mensosialisasikan akan pentingnya bahaya Narkoba kepada masyarakat itu juga merupakan prestasi,” terangnya.

Tidak hanya itu Bupati Gus Yani juga menyampaikan terkait kantor BNN Kabupaten Gresik dimana masih belum mempunyai tempat yang permanen Gus Yani mempersilahkan BNNK Gresik untuk menempati bekas UPT Puskesmas lama Alun Alun untuk dijadikan kantor tetap.

Ia juga mengajak BNNK Gresik untuk menggandeng Kiyai, Ulama, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat bersama sama bergandeng tangan bekerja keras dalam upaya penanggulangan Narkoba.

“Narkoba adalah musuh negara, musuh rakyat dan musuh kita semua karena dapat merusak masa depan generasi, Upaya penanggulangan dan memberantas narkoba membutuhkan dukungan penuh dari seluruh komponen masyarakat,” tutup Bupati Gus Yani.**