Gresik Satu

Proyek Miliaran Rupiah di Sidoarjo Belum Selesai, Komisi C Panggil Dinas Terkait

Suyarno

 

SIDOARJO- Komisi C (Pembangunan) DPRD Sidoarjo segera memanggil pejabat Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim CKTR) Pemkab Sidoarjo. Pasalnya,  sejumlah proyek bernilai belasan miliar rupiah pekerjaannya tidak selesai hingga akhir Tahun 2019.

Bukan hanya Dinas Perkim CKTR, Komisi C juga akan memanggil dinas lain yang proyeknya juga belum selesai akhir tahun ini. “Nanti akan diketahui proyek apa saja yang belum selesai,” ujar Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Suyarno.

Sejauh ini yang sudah dipastikan ada proyek yang belum selesai adalah di Dinas Perkim dan CKTR. Namun, informasi yang diperoleh kemungkinan besar ada sejumlah proyek di Dinas PU Binamarga dan Pengairan juga belum kelar.

Pihaknya akan menginventarisis proyek apa saja yang belum selesai. “Kami berencana bakal memanggil Dinas Perkim CKTR untuk hearing. Termasuk dinas lain yang proyeknya belum selesai,” ujar Suyarno.

Data sementara yang diperoleh Komisi C, sejumlah proyek bernilai miliaran rupiah yang tak selesai itu diantaranya proyek pembangunan Pasar Porong. Proyek senilai Rp 17,451 miliar ini dikerjakan PT Rudy Jaya dan PT Bahana Prima Nusantara (KSO) dengan Konsultan Pengawas PT Bangun Sejajar Prima. Hingga disidak anggota dan pimpinan Komisi C DPRD Sidoarjo pekan lalu belum ada tanda-tanda proyek itu selesai.

Bahkan, saat Komisi C sidak diperkiraan pekerjaannya baru selesai sekitar 60 persen. Karena itu pihaknya tidak yakin proyek bakal selesai sesuai jadwal.

Diakui Suyarno, memang ada tambahan waktu 50 hari dalam penyelesaian pekerjaan proyek. Namun politisi PDI Perjuangan ini tak yakin bakal selesai.

Ditambahkan anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, M Nizar sejumlah proyek di Sidoarjo yang pekerjaannya molor alias tak selesai tepat waktu rata-rata dikerjakan rekanan secara KSO. Politisi Golkar ini mencontohkan proyek Rumah Potong Hewan (RPH) Krian senilai Rp 13,9 miliar (KSO).

Begitu juga dengan proyek Wisma Atlet senilai Rp 14 miliar juga KSO. Rekanan yang dimenangkan kerjasama KSO dua PT. Tapi setelah di cek pekerjaanya rata-rata belum selesai hingga akhir tahun.

Minggu (29/12/2019), Bupati Sidoarjo Saiful Ilah sidak sejumlah proyek.  Diantaranya pembangunan Puskesmas Gedangan Rp 5,49 miliar, Peningkatan Jalan Gedangan-Betro Rp 9,26 miliar, Peningkatan Jalan Betro-Kalanganyar, Sedati Rp 7,1 miliar, Pemeliharaan Berkala Jalan Betro – Sedati Gede Rp 2,5 miliar.

Kemudian proyek Peningkatan Jalan Gemurung-Kragan Rp 1,78 miliar, Peningkatan Jalan Tebel-Gemurung, Gedangan Rp 2 miliar dan Peningkatan Jalan Desa Tebel RT 1/2 RW 07 dan RT 5 RW 06 Rp 1,88 miliar. Proyek-proyek ini belum selesai 100 persen. (SS-2/ir)

Tinggalkan Komentar