Sabtu, 28/05/2022 | 05:08 WIB
Gresik Satu

Puluhan Anak Yatim di Gresik Ikuti Kelas Melukis Kopyah dan Kerudung

Anak-anak yatim Desa Klangonan saat mengikuti kelas melukis dengan media kopyah dan kerudung, Minggu (27/2/2022)./ Foto: TBK
Anak-anak yatim Desa Klangonan saat mengikuti kelas melukis dengan media kopyah dan kerudung, Minggu (27/2/2022)./ Foto: TBK

GresikSatu I Sebanyak 25 anak yatim Desa Klangonan Kecamatan Kebomnas Kabupaten Gresik mengikuti kelas melukis kopyah dan kerudung di Caffe Senja Jingga, Minggu (27/2/2022). Kegiatan ini ntuk menumbuhkan kreativitas kepada anak – anak agar bisa mandiri jika nantinya selesai menempuh pendidikan.

Salah satu nara sumber yang memberikan materi kelas melukis Anhar mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk membuat para anak yatim yang masih sekolah jika nanti tamat belajar bisa mandiri dengan memiliki kreatifitas terutama melukis.

Tidak hanya itu, lanjut pria yang juga pelaku industri kreatif Sekone Aryt Clothing ini menambahkan dengan memiliki kreatifitas, diharapkan para anak (siswa) tidak menunggu lowongan ke perusahaan – perusahaan yang ada di Gresik.

“Ada sekitar 25 siswa yang anak yatim mengikuti kegiatan melukis dengan media kopyah dan kerudung ini. Alhamdulillah kita akan melatih mereka dalam mengembangkan kreatifitas, agar nanti jika selesai sekolah tidak bergantung dari lowongan di perusahaan sebab mereka sudah memiliki skill,” kata Anhar.

Hal yang sama diungkapkan pengurus yayasan Qolbun Salim, Rochman Romadhon yang menyebut salah satu tujuan untuk memberikan edukasi dan sekaligus kemandirian kepada anak – anak yatim piatu. Selain itu juga agar nantinya mereka tidak menunggu lowongan kerja dari perusahaan namun bisa menciptakan lapangan pekerjaan di rumah (home industri).

“Dengan kegiatan seperti ini anak – anak lebih mandiri dan kreatif serta tidak menunggu lowongan dari perusahaan, namun bisa menciptakan lapangan sendiri atau home industri,” ucapnya.

Salah satu peserta Nurul (12) yang melukis bunga di atas kerudung putih pemberian panitia mengatakan senang dengan adanya kegiatan yang positif ini.

“ Jadi mengerti dan bisa mengasa bakat saya, ini kegiatan yang positif dan saya sangat menyukainnya. Mudah-mudahan saya bisa terus melukis dan berharap bisa berlanjut kegiatan seperti ini,” katanya.**