Minggu, 29/05/2022 | 06:10 WIB
Gresik Satu

Puluhan Petani di Wringinanom, Dukung Gus Muhaimin Maju di Pilpres 2024

Puluhan petani di Desa Kedunganyar, Kecamatan Wringinanom, deklarasikan dukungan kepada Gus Muhamin / foto : sah

GresikSatu | Dukungan terhadap Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin maju diperhelatan Pilpres 2024, terus berdatangan. Terbaru, dukungan tampak dari puluhan petani di Desa Kedunganyar, Kecamatan Wringinanom, Gresik, Sabtu (29/1/2022).

Mereka mendeklarasikan siap menjadi relawan dan mendukung Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi Presiden ke 8. Para petani optimis, adik dari Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasin itu bisa terpilih menjadi Presiden di Tahun 2024.

Deklarasi yang diikuti 60 petani itu, terlihat kompak dan semangat, saat salah satu diantara mereka membacakan naskah baiat. Bahkan deklarasi untuk Gus Muhaimin itu cenderung spontan. Mereka rata-rata datang secara sukarela untuk memberi dukungan.

Salah satu petani Samad (57) mengatakan, alasan para petani mendukung Gus Muhaimin tak lain adalah sosok pribadinya religius. Ditambah mantan Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) memang berangkat dari dunia santri dan peduli kepada masyarakat.

Baca Juga : Ini Profil Masduki, Jurnalis Senior Gresik yang Menjadi Cakades Sekarkurung

“Kami juga sudah sejak lama sudah kenal, bahkan tidak asing dengan sosok Gus Muhaimin,” paparnya.

Selain mendeklarasikan dukungan, para petani itu juga mengutarakan harapan jika Gus Muhamain menang dalam perhelatan Pilpres 2024. Utamanya, berkaitan tentang semua problem petani yang sudah lama tak pernah diperhatikan lagi.

“Karena selama ini kami (Petani Red) hanya terkesan diculno ae (dibiarkan liar saja) mulai dari pendistribusian pupuk tidak merata, royokan, dan pasca panen tidak ada yang mengatur harga hasil panen petani. Sehingga para tengkulak pun main sendiri,” ujarnya.

“Para petani disini belum bisa banyak untungnya, kalau istilah Jawa Pekpok (tidak rugi, tidak beruntung) hanya modal kembali itu pun jarang dirasakan. Banyak yang rugi,” pungkasnya.