Jumat, 27/05/2022 | 21:38 WIB
Gresik Satu

Resmikan Perpustakaan Digital, Wakil Bupati Gresik Dorong Transformasi Digital Literasi

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah saat meresmikan perpustakaan digital ramah anak Lentera Ilmu, Rabu (26/1/2022). / Foto: TBK
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah saat meresmikan perpustakaan digital ramah anak Lentera Ilmu, Rabu (26/1/2022). / Foto: TBK

GresikSatu I Pemerintah Kabupaten Gresik selalu memberikan perhatian di dunia literasi dalam sektor pendidikan. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah resmi melaunching perpustakaan digital ramah anak Lentera Ilmu di MI Baitussalam Desa Betiring, Kecamatan Cerme, Rabu (26/1/2022).

Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah mengaku berterima kasih kepada kementrian agama dan khususnya MI Baitussalam yang telah memberikan pengetahuan yang luar biasa, termasuk salah satunya perpustakaan digital ramah anak Lentera Ilmu.

“Perpustakaan Lentera Ilmu yang kita launching hari ini pastinya akan memberikan dampak ilmu. Perpustakaan digital sudah sesuai dengan zamannya,” ujarnya.

Terkait kebiasaan membaca, Wabup yang akrab disapa Bu Min itu menegaskan bahwa kebiasaan membaca merupakan hal yang penting. Hal ini tercermin dari turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad SAW berkaitan dengan membaca.

Ia menilai tidak hanya sebatas membaca buku atau tulisan, melainkan juga membaca hal-hal disekitar, termasuk didalamnya mengikuti perkembangan teknologi yang ada.

“Intinya kita semua harus senantiasa mencari ilmu pengetahuan secara terus menerus, dari sumber apapun. Karena kondisi saat ini penggunaan gawai sudah sangat meluas, maka ini harus kita arahkan. Salah satu caranya dari pihak sekolah adalah dengan membuat perpustakaan yang bisa diakses oleh anak-anak,” jelas Bu Min.

Kemudian Bu Min menganggap apa yang sudah dilakukan MI Baitussalam dengan perpustakaan digital ini merupakan suatu terobosan dan seyogyanya bisa diikuti oleh sekolah dan madrasah lain yang ada di Kabupaten Gresik.

Apalagi saat ini program dari Pemerintah Kabupaten Gresik menekankan pada literasi untuk terus didorong agar dikemas dalam bentuk digital.

“Ini merupakan terobosan yang bagus, dan harus di ikuti oleh sekolah lainnya di Gresik. Program perpustakaan digital ini juga masuk dalam program pemerintahan Gresik,” jelasnya.**