Minggu, 29/05/2022 | 06:57 WIB
Gresik Satu

Sambut Bulan Ramadhan, SD YIMI Gelar Kirab Warung Buka Sore Tutup Isuk 

Meriahnya gelaran kirab yang diadakan SD YIMI dalam menyambut bulan ramadhan / foto : Faiz

GresikSatu | Jelang memasuki bulan suci ramadhan, SD Yayasan Malik Ibrahim (YIMI) gelar festival kirab warung buka sore tutup isuk. Pergelaran kirab ini sebagai bentuk sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat menyambut  Bulan Ramadhan 1443 H. 

Pantauan di lapangan, ratusan siswa, guru, serta paguyuban wali murid dari SD Yimi berjalan kaki diiringi mobil komando lengkap berisi sound, spanduk dan dua dokar. Para peserta berjalan mulai dari Sekolah Jalan KH Agus Salim, ke Jalan Pahlawan, hingga menuju Pendopo Alun-alun Gresik.

Tampak para siswa membawa spanduk banner ajakan kegiatan yang baik saat bulan Ramadhan. Tidak kalah juga di sela-sela kirab juga ada pertunjukan pencak macan serta pengumuman 10 finalis lomba artikel SD YIMI. 

Kepala Sekolah SD YIMI Abdul Adhim mengatakan, kirab penyambutan bulan Ramadhan ini dilakukan setiap tahun di SD YIMI.

Baca Juga : Jajaran Direksi PDAM Gresik Diumumkan, Berikut Nama-namanya

“Kalau tahun lalu, kirab sadar zakat, kini berganti kirab warung buka sore tutup isuk,” ucapnya, Kamis (24/3/2022). 

Menurutnya, kirab ini sebagai bentuk ajakan sadar kepada masyarakat saat di bulan ramadhan. Disamping itu juga sebagai pembelajaran bagi siswa-siswi di SD YIMI. 

“Mulai dari kelas 1 sampai kelas 6 semuanya ikut kirab ini,” ujarnya. 

Adhim pun menganjurkan bahkan memberikan hadiah kepada siswa yang khatam Al-Qur’an salam satu bulan di Bulan Ramadhan. 

“Itu untuk kelas 4 sampai kelas 6, untuk kelas 1 sampai 3 terawihnya jangan sampai bolong, nanti akan ada hadiah dari sekolah,” tuturnya. 

Selain kirab dan pencak macan, ada juga  penampilan story telling dan tarian dari siswa, serta sambutan perwakilan 10 finalis lomba artikel SD YIMI. Para pemenang datang mulai dari kalangan pendidik atau guru, wali murid, hingga insan pers. 

Turut hadir acara kirab Forum Kyai Kecamatan Gresik, Kyai Fatoni Muhlis, Habib Hasan Abdullah bin As Segaf, serta guru dan siswa SD YIMI Gresik. (Faiz/Sah)