Kamis, 26/05/2022 | 23:53 WIB
Gresik Satu

Sambut Ramadhan, Warga Malaysia Berikan Bantuan Mukena ke Masyarakat Desa Sukaoneng Bawean 

Foto : Warga Dusun Nanggher Desa Sukaoneng Pulau Bawean berkumpul saat menerima bantuan mukena di Musalla /foto : Faiz 

GresikSatu | Masyarakat Pulau Bawean tak lepas dari persaudaraan di negara Malaysia. Hal itu ditandai dengan tidak sedikit jumlah  warga Pulau Bawean sudah menjadi warga Negeri Jiran itu.

Namun demikian, hal tersebut tidak memutus tali persaudaraan mereka yang sudah berhijrah ke tanah Malaya Melayu Adat sebutan Negara Malaysia. 

Misalnya, salah satu warga Malaysia yang mempunyai anak turun temurun asal  Dusun Naggher Desa Sukaoneng, Kecamatan Tambak Pulau Bawean memberikan bantuan mukena kepada warga Dusun tersebut.

Bantuan berupa mukena yang berjumlah 45 potong itu sebagai menyambut bulan suci ramadhan sekaligus mempererat tali silaturahmi antar warga. 

Kepala Desa Sukaoneng Abdul Hayyi mengaku banyak terimakasih kepada donatur warga Malaysia atas bantuan mukena kepada warganya.

Baca Juga : Kapal Bawean Gili Iyang Dihantam Ombak, Truk Angkut Udang Terguling Timpa Sepeda Motor

“Nantinya mukena akan dipakai saat bulan Ramadhan, dan juga sebagai tali silaturahmi warga kami yang ada di Malaysia,” ucap Hayyi, Rabu (9/3/2022). 

Hayyi menjelaskan, bantuan tersebut dari salah satu warga asal Desanya yang sudah menjadi warga Malaysia yakni, Matariyah binti Asyik. Ditambah lagi imbuh Hayyi.

Seiring dengan berkembangnya teknologi, dan dunia media sosial. Di Dusun tersebut membentuk grup medsos yang bernama “Naggher Saudara” yang anggotanya ada sekitar 350 orang. 

“Di dalam grup ada warga Bawean, warga Malaysia dan Singapura. Ada sekitar 225 anggota dari Malaysia dan Singapura, selebihnya di Bawean semua,” papar Hayyi. 

Grup yang sudah ada sejak tahun 2021 ini, selalu aktif dengan perbincangan kabar informasi antar warga Bawean – Malaysia, dan Bawean-Singapura. Bantuan dari kedua negara tersebut pun sering datang kepada warga Dusun Nangher itu. 

“Mulai dari pakaian, pembangunan Langgar atau Musalla, serta fasilitas sanitasi jamban atau WC serta air bersih,” ujarnya. (faiz/sah)