Sabtu, 28/05/2022 | 05:52 WIB
Gresik Satu

Sapi Terinfeksi PMK di Gresik Bertambah, Jumlahnya Capai 700 Ekor

Teks foto : Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pengobatan sapi di peternak H. Bakri Kecamatan Balongpanggang (Faiz /gresiksatu.com)

GresikSatu| Kasus terinfeksinya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) mulai meluas di Kabupaten Gresik. Jika sebelumnya hanya 400 ekor sapi yang terinfeksi. Kini bertmbah menjadi 700 ekor sapi.

Hal ini semakin mengkahawatirkan, karena terjangkitnya penyakit hewan ternak dibarengi dengan kamatian. Jumlahnya diperkirakan hingga belasan ekor yang mati akibat terinfeksi PMK.

Medis Veteriner Dispertan Gresik drh Budi Santoso mengatakan, jumlah pasti hewan yang terinfeksi saat ini mencapai 725 ekor.  Penyebarannya pun di dua kecamatan. Antara lain, Kecamatan Wringinanom dan Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.

“Sebelumnya hanya dua ekor saja. Kini sudah mencapai belasan ekor. Tepatnya 13 ekor,” katanya, Senin (9/5/2022).

Baca Juga : Ratusan Sapi di Gresik Terinfeksi Wabah Penyakit Mulut Kuku 

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawasa mengunjungi salah satu kandang sapi di Balongpanggang. Gubernur melihat langsung kondisi lendir terus menerus. Ini merupakan kategori Kejadian Luar Biasa (KLB) terjadi di Lamongan, Gresik, Sidoarjo dan Mojokerto. 

“Nanti di setiap Kecamatan yang ada hewan ternaknya, ada tempat isolasi sapi,” katanya, Sabtu (7/5/2022). 

Dijelaskan Khofifah, pihaknya sudah berkirim surat kepada menteri pertanian untuk KPM ditetapkan sebagai wabah. Agar segara mendapatkan vaksin. (aam)