22.4 C
Indonesia
Sen, 5 Desember 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

22.4 C
Indonesia
Senin, 5 Desember 2022 | 17:40:15 WIB

Sapi yang Sudah Divaksin Tak Boleh Dijual dan Dipotong

ADVERTISEMENT

SCROLL UNTUK LANJUTKAN MEMBACA

GresikSatu | Vaksinasi kepada hewan sapi terus digalakkan. Hal tersebut mengantisipasi penyebaran wabah penyakit mulut kuku (PMK) di Kabupaten Gresik. Dari kouta 3.000 dosis vaksin yang ada, di Kecamatan Ujungpangkah ratusan sapi menerima vaksin PMK.

Bertempat di Desa Ngimboh, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik. Satu per satu sapi milik H Aziz divaksin. Vaksinasi ini dibantu Babinsa Koramil 0817/13 Ujungpangkah, Koptu Yoyok.

Peternak  H Aziz merasa lega usai sapi ternaknya menerima vaksin PMK. Menurutnya vaksin yang disuntikan dapat mendukung peternakan dan hewan menjadi lebih sehat.

“Yang terpenting bisa meminimalisir penyebaran PMK. Karena banyak teman seprofesi hewan ternaknya terpapar PMK bahkan sampai mati,” katanya, Senin (4/6/2022).

Diakuinya, kasus PMK ini yang menjadi kekhawatiran para peternak. Apalagi jelang Perayaan Idul Adha. Para peternak mengais rejeki dari penjualan hewan kurban.

Baca juga:  Peringati Hari Raya Kurban, DPC PPP Sembelih Dua Sapi 

[penci_related_posts dis_pview=”no” dis_pdate=”no” title=”Baca Juga ” background=”” border=”” thumbright=”no” number=”1″ style=”list” align=”none” withids=”” displayby=”tag” orderby=”date”]

“Alhamdulillah sapi di peternakan kami sebanyak 140 ekor semuanya dalam kondisi sehat dan tidak ada indikasi terpapar penyakit PMK,” tambahnya.

Babinsa Koramil 0817/13 Ujungpangkah, Koptu Yoyok mengatakan, ada sebanyak 140 ekor sapi di peternakan milik H Azizz  akan mendapatkan vaksin secara bertahap.

“Harapannya bisa  mencegah laju penyebaran PMK, dan nantinya akan ada vaksinasi kelanjutan agar lebih maksimal,” ucapnya.

Dikatakan, sapi yang sudah divaksin tidak boleh dijual atau dipotong. Sebab, sapi yang sudah menerima vaksin dosis pertama ini akan dilanjutkan dosis dua dan booster.

“Keuntungannya sapi yang telah di vaksin PMK lengkap ada sertifikat yang juga mempengaruhi harga jual ternak sapi tersebut,” ujarnya. (faiz/aam)

Baca juga:  Menteri Pertanian Sebut Wabah PMK Tak Menular ke Manusia

Komentar

Berita Terpopuler

Kolaborasi Ultras, dan Gresik United, Meriahkan HUT Gresiksatu.com ke 1 

GresikSatu | Momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Gresiksatu.com ke - 1, berkolaborasi bersama Ultras Gresik, dan Gresik United (GU), berlansung, Sabtu (3/13/2022) tadi...

Bukan di Bawean, Penampakan Buaya Viral Ternyata di Pelabuhan Perbatasan Gresik – Surabaya

GresikSatu | Penampakan buaya di perairan Bawean Gresik mengundang pertanyaan dari banyak pihak. Setelah diteliti, lokasi penampakan ternyata tidak di Pelabuhan Bawean. Melainkan di Pelabuhan...

Gelar Musywil Jatim di Gresik, Alumni Pesantren Tebuireng Bedah Pemikiran KH Hasyim Asyari di Bidang Pendidikan

Gresiksatu | Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) menggelar seminar pemikiran Hadratusy Syaikh KH Hasyim Asy'ari bidang pendidikan. Kegiatan itu sekaligus dalam rangkaian Musywil...

Dirgahayu Gresik Satu, Menuju Pers yang Bebas dan Sehat

Catatan dari Priyandono Di sela-sela kesibukan sebagai pengawas sekolah, kegiatan yang berkaitan dengan tulis menulis tetap saya lakukan. Ora ketang klungsu, melu udhu. Artinya, mencoba...

Mangkir Lagi, Terduga Pelaku Sodomi Gresik Masih Bebas Berkeliaran

GresikSatu | Terduga pelaku sodomi di Kabupaten Gresik masih bebas berkeliaran. Unit PPA Satreskrim Polres Gresik bahkan telah melakukan panggilan ke tiga kalinya, namun...

PC PMII Gresik Bedah Kiprah Kopri Membangun Peradaban Bangsa Diperhelatan Harlah Kopri ke-55

GresikSatu | PC PMII Gresik meriahkan momentum perayaan KOPRI Ke-55 dengan membedah materi kiprah KOPRI dalam membangun peradaban bangsa di Gedung PCNU Gresik, Sabtu...
Berita terbaru
Berita Terkait