Minggu, 29/05/2022 | 05:18 WIB
Gresik Satu

Sehari Tambah 129 Sapi Terpapar Wabah PMK di Gresik  

Teks foto : Salah satu sapi perah yang terinfeksi virus PMK lemas tak berdaya di Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti (Faiz /gresiksatu.com).

GresikSatu | Update kasus wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Gresik terus bertambah. Dari data Dinas Pertanian  Gresik per hari kemarin, Kamis (12/5/2022) sudah ada total 1.452 ekor sapi yang terpapar.

Dengan demikian, ada penambahan 129 ekor sapi yang terpapar dari jumlah 1.323 ekor sapi yang terpapar wabah PMK kemarin lusa, Rabu (11/5/2022). 

Penyebaran wabah PMK itu masih relatif sama dari data kemarin. Yakni di 9 Kecamatan di Kabupaten Gresik. Kecamatan Wringinanom, Balongpanggang, Benjeng, Kedamean, Cerme, Menganti, Driyorejo, Duduksampeyan, dan Kebomas. 

Jumlah 1.452 itu berasal dari 1985 populasi sapi di kandang yang sudah teridentifikasi oleh Dispertan. Dengan rincian sapi yang sembuh 20 ekor, dan yang mati 23 ekor serta 52 ekor potong paksa.

Baca Juga : Tangis Haru Buruh PT New Era Rubberindo Setelah Menang Gugatan

Sebelumnya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan kepada masyarakat untuk tidak panik dalam menanggapi wabah PMK ini. Menurutnya wabah PMK masih bisa dikendalikan, sebelum menyebar luas.

“Kami apresiasi kepada Menteri Pertanian yang melakukan respon cepat wabah PMK di Gresik,” ucapnya, saat mendampingi Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia (RI) Syahrul Yasin Limpo berkunjung ke Kabupaten Gresik. (faiz/aam)