Sabtu, 26/11/2022 | 19:21 WIB
Gresik Satu
Ekonomi Industri

SIG Borong Penghargaan dari Kementerian ESDM

Gresiksatu.com
Eko Purnomo (kiri), Departement of Mining & Raw Material SIG, menerima Trofi dari Direktur Pembinaan Pengusahaan Batu Bara Ditjen Minerba, Lana Saria. (Foto : Humas SIG for Gresiksatu.com)

GresikSatu | PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali mendapatkan penghargaan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Tidak tanggung-tanggung, dalam ajang Good Mining Practices Award 2022 memborong tiga penghargaan sekaligus.

Penghargaan itu, atas keberhasilan Perseroan dalam penerapan pertambangan yang baik di Pabrik Tuban. Penghargaan diserahkan oleh Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara Ditjen Minerba, Lana Saria kepada Eko Purnomo, Departement of Mining & Raw Material SIG, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (29/9/2922) kemarin.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, tiga penghargaan yang diraih oleh SIG takni, penghargaan Aditama Kategori Aspek Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan. Kemudian kategori Aspek Pengelolaan Keselamatan Pertambangan, Kelompok badan usaha pemegang IUP BUMN, IUP PMA, IUP PMDN komoditas mineral dan batubara.

“Ketiga predikat terbaik pada Aspek Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan, Kelompok Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Pertambangan Komoditas Mineral dan Batubara,” katanya, Jum’at (30/9/2022).

Menurut Vita Mahreyni, penghargaan ini merupakan bukti komitmen SIG untuk menciptakan kondisi kerja yang aman dan perlindungan terhadap lingkungan pada operasional pertambangan.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi kami, untuk terus melakukan inovasi dalam penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik sebagai upaya penerapan ESG (Environmental, Social and Governance) di lingkungan perusahaan,” kata Vita Mahreyni.

Vita Mahreyni menjelaskan, proses penambangan yang dilakukan SIG di Pabrik Tuban menerapkan metode zero run off, metode ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan air bawah tanah di area tambang. Sedangkan pengelolaan lahan pascatambang, SIG menerapkan inovasi reklamasi dengan menggunakan sistem alur.

“Teknik ini dilakukan dengan membuat lubang berbentuk alur memanjang, seperti parit dengan dimensi tertentu sebagai media tanam, sehingga lebih efektif dan efisien serta ramah lingkungan,” tuturnya.

Pada aspek keselamatan pertambangan, SIG menerapkan driving monitoring system (DMS) dengan memasang fatigue sensor dan in-cabin camera di seluruh armada tambang. DMS merupakan alat monitoring operator untuk mencegah terjadinya accident akibat fatigue dan unsafe action saat mengoperasikan unit ketika bekerja.

“Dengan DMS ini, pengawas dapat memonitor dan intervensi secara realtime sehingga mampu mewujudkan zero accident di area tambang,” terangnya. (aam)

Baznas Gresik