GresikSatu | PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, atau SIG sejak tahun 2012 telah menerapkan teknik pertambangan surface mining. Surface mining adalah teknik penambangan tanpa peledakan yang dilakukan di atas permukaan dengan menggunakan mobile milling machine.
Tujuannya untuk memberai batu gamping menjadi bahan baku bangunan. Tak hanya itu material hasil pemberaian dikumpulkan dengan menggunakan wheel loader.
Bekas penggalian tersebut kemudian distabilkan dengan melakukan reklamasi dengan penanaman berbagai jenis pohon, diantaranya : jati, johor, mahoni, sengon, flamboyan, trembesi, kesambi dan juwet.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan setelah penerapan teknik surface mining, perusahaan penyedia solusi bahan bangunan tersebut tidak serta merta lalai atau membiarkan begitu saja. SIG juga mengatasi dampak langsung yang ditimbulkan.
“Disamping menambang secara berkelanjutan, SIG juga memulihkan kembali lahan pascatambang. Sampai Februari 2023 ini, kami telah melakukan reklamasi lahan pasca tambang batu gamping di Pabrik Tuban seluas 313,36 Ha dan menanam sebanyak 533.200 pohon,” terangnya, Jum’at (24/3/2023).
Program reklamasi tersebut melibatkan sebanyak 527 petani binaan yang tergabung dalam 24 kelompok. Menggarap lahan green belt serta mengembalikan produktivitas lahan.
“Sebelumnya, para petani sudah diberikan sarana produksi, pelatihan, serta edukasi pengelolaan pertanian yang efektif, efisien dan berbasis kelestarian lingkungan,” ungkapnya. (ovi/aam)