Minggu, 25/09/2022 | 17:53 WIB
Gresik Satu
Olahraga

Tahan Imbang Persekat Tegal, Gresik United Sukses Bawa Pulang Poin

gu vs persekat
Pemain Gresik United (kuning) saat duel dengan pemain tuan rumah Persekat Tegal di stadion Tri Senja, Senin (29/8/2022) pada kompetisi Liga 2 musim 2022/2023. (Foto: Gresik United)

GresikSatu I Laga perdana wilayah tengah (grup B) Liga 2 musim 2022/2023, Gresik United sukses menahan imbang tuan rumah Persekat Tegal dengan skor 0-0 di stadion Tri Senja, Senin (29/8/2022). Hasil satu poin ini, Imam Witoyo dan kolega sementara berada di peringkat 5 klasemen dengan raihan satu poin.

Sejak kick off, tuan rumah Persekat Tegal sudah membombardir pertahanan Gresik United, tapi lini pertahanan yang kompak, membuat peluang demi peluang bisa digagalkan. Menit 20 tuan rumah nyaris membuat gol, tapi antisipasi yang baik dari kiper Ali Budiardjo mampu menyelamatkan gawang dari kebobolan.

Bukannya tanpa peluang, menit 35 Gresik United nyaris membuka skor andaikan tendangan gelandang Shackie Doe Teah tidak melambung tipis diatas mistar gawang Persekat. Demikian juga peluang yang didapat Imam Bagus menit 40. Hingga babak pertama berakhir, skor masih 0-0.

Memulai babak kedua, intensitas permainan semakin naik, kedua tim saling melakukan manuver serangan yang berbahaya ke gawang untuk membuat skor. Nmaun hingga menit 25, skor tidak berubah.

Anak-anak Laskar Joko Samudro julukan Gresik United nyaris mengubah skor, tendangan keras Dicky Kurniawan yang menggantikan Sackie Doe masih bisa diamankan kiper Persekat di menit 30. Sebaliknya Persekat memiliki peluang dari gelandang veteran Soni Kurniawan menit 40, sontekannya masih bisa di amankan kiper Gresik United. Hingga pluit babak kedua ditiup wasit tanda laga berakhir, skor tetap imbang 0-0.

Pelatih Gresik United Khusairi mengatakan pertandingan berjalan lancar, bisa membawa pulang satu poin. Tapi sejatinya bisa memenangkan pertandingan jika pemain bisa memanfaatkan banyaknya peluang menjadi gol.

“Sejujurnya kita bisa menang, melihat pertandingan tadi kita banyak peluang. Bola yang sebenarnya harus masuk tapi tidak bisa menjadi gol, tapi itulah sepakbola. Untuk Persekat juga bagus mainnya sore tadi,” katanya usai laga.

Khusairi juga menyebut pertandingan tadi timnya bermain kurang maksimal, dan akan ada evaluasi memperbaiki tim untuk pertandingan berikutnya.

“Ya akan ada evaluasi, saya kira kurang maksimal permainan tadi, taktik saya ingin bermain sepakbola modern, bermain dari belakang tidak long pass seperti tadi,” jelasnya.

Ditempat yang sama pelatih Persekat Tegal Erwan Hendarwanto mengaku kecewa dengan hasil imbang yang didapat timnya dan meminta maaf kepada suporter karena belum bisa memberi tiga poin di kandang sendiri.

“Mohon maaf kepada pendukung Persekat, pertandingan tadi masih belum bisa memberi kemenangan. Saya mohon maaf, tapi insya Allah laga berikutnya bisa lebih baik,” katanya. (Tov)