Minggu, 03/07/2022 | 18:47 WIB
Gresik Satu
Pemerintahan

Tak Ada Izin Pemanfaatan Tata Ruang, Satpol PP Gresik Segel Urukan Tambak di Cerme 

Teks foto : Petugas Satpol PP Gresik saat memberikan garis line di lahan yang belum ada izin tata ruang di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme (Faiz /gresiksatu.com)

GresikSatu | Satpol PP Gresik melakukan tindakan penyegelan pengurukan lahan di Jalan Raya Duduksampeyan-Lamongan Desa Banjarsari Kecamatan Cerme, Jumat (27/5/2022). 

Penindakan itu dilakukan karena di lahan aktifitas urukan tersebut, menyebabkan jalan kotor yang membahayakan pengguna jalan. Juga aktifitas berdampak pada tersumbatnya saluran air karena saluran air sudah di uruk dengan tanah.

Kasatpol PP Gresik Suprapto mengatakan,  penyegelan dilakukan karena pemilik lahan belum mengurus ijin. Yakni tentang rencana tata ruang dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gresik. 

“Kami sudah udah memberikan teguran untuk tidak melakukan aktifitas pengurukan lahan sebelum Izin tata ruang dari PTSP keluar,” ungkapnya, Sabtu  (28/5/2022). 

Menurutnya, pihaknya sudah koperatif mengingatkan perihal perizinan. Namun melalui surat panggilan, pemilik lahan tidak menghiraukan. Untuk itu, sebagai tindaklanjut petugas Satpol PP langsung memberikan stiker kawasan ilegal di lahan itu.

Baca Juga : Dua Wanita Digerebek di Kamar Kos Saat Meneguk Miras

“Kami langsung menghentikan aktivitas pengurukan dan memberikan teguran untuk segera membersihkan jalan raya, serta garis line Satpol PP,” jelasnya. 

Dikatakan, penindakan ini dilakukan sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Gresik No. 2 Tahun 2022 Tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Peraturan Daerah Kabupaten Gresik No. 08 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang di Wilayah Kabupaten Gresik Tahun 2010 – Tahun 2030.

“Aktifitas urukan lahan boleh dilanjutkan kembali bila pemilik lahan sudah memiliki ijin rencana tata ruang dari PTSP Kabupaten Gresik,” pungkasnya. (faiz/aam)

Full Day School