Minggu, 29/05/2022 | 05:27 WIB
Gresik Satu

Tak Bisa Melepas Cincin, Seorang Santri Cari Bantuan ke Damkar Gresik

Teks foto : Petugas Damkarla Pemkab Gresik saat membantu evakuasi melepas cincin jari telunjuk anak (Faiz/gresiksatu.com)

GresikSatu | Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Pemkab Gresik, kembali melakukan tindakan penyelamatan. Namun kali ini bukan terkait pemadaman. Melainkan, melepaskan cincin dari jari seorang santri.

Pelepasan cincin itu pun berlangsung dramatis. Karena sang bocah yang diketahui merupakan santri, merasa kesakitan saat perhiasan kecil itu melilit kulit jarinya. Ia bahkan, sampai melakukan segala cara agar cincin bisa lepas.

Namun hasilnya nihil. Cincin yang dipakai selama berbulan-bulan itu tidak bisa dilepas. Sampai akhirnya, santri bernama Ahmad asal Perumahan Bunder Asri Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, mendatangi Damkar Gresik untuk meminta pertolongan.

Kepala Dinas Damkarla Pemkab Gresik Agustin Halomoan Sinaga membenarkan kejadian itu. Santri itu datang ke markasnya bersama ayahnya, untuk mencari pertolongan. Saat berada di kantornya, terlihat bocah itu merengek kesakitan akibat cepitan cincin.

Baca Juga : Dapat Remisi Hari Raya, Dua Warga Binaan Rutan Banjarsari Cerme Langsung Bebas

“Orang tua korban sempat hendak membeli gergaji cincin, tapi memlih lapor kami,” ucapnya, Jumat (6/5/2022). 

Tidak butuh lama bagi petugas Damkarla melepas cincin korban. Hanya membutuhkan waktu 20 menit melepas cincin korban tanpa ada luka. 

“Cincin berhasil dilepas sekitar pukul 16.20 WIB. Tidak ada korban jiwa dan kerugian material,” ujarnya. 

Dari data Damkarla jumlah kejadian kebakaran di Bulan Mei satu kejadian, sedangkan jumlah rescue ada lima kejadian. (faiz/aam)