Minggu, 25/09/2022 | 19:18 WIB
Gresik Satu
Olahraga

Tambah Pengalaman, Grestara FC Ladeni Tantangan Mitra Kukar

grestara fc (3)
Tim Grestara FC peserta kompetisi Liga 3 regional Jawa Timur. /(Foto:TBK/gresiksatu.com)

GresikSatu I Meski baru seumur jagung, Grestara FC tidak main-main menghadapi ketatnya kompetisi Liga 3 regional Jawa Timur. Persiapan dimatangkan, salah satunya terus melakukan pertandingan ujicoba untuk kekompakan tim.

Selasa, 9 Agustus mendatang, tim asal Gresik Utara yang berjuluk Lakar Badai dari Utara ini meladeni tantangan Mitra Kukar mantan tim kasta teratas Liga Indonesia asal Kalimatan di stadion Pogar Bangil Pasuruan.

Pelatih Grestara FC Ratno Boma Setiawan membenarkan jika timnya akan melakukan ujicoba dengan eks tim Liga 1, Mitra Kukar yang sedang melakukan try out ke Jawa Timur.

“Ya, kami akan melakukan ujicoba dengan Mitra Kukar, eks tim Liga 1 yang kini bermain di level Liga 3. Bertanding di Pasuruan, mereka sedang cari sparing ujicoba, kebetulan mereka TC di sana,” kata Boma sapaan akrabnya, Minggu (7/8/2022).

Boma melanjutkan ujicoba nanti menjadi yang pertama bagi Grestara bertanding dengan tim sesama Liga 3 dan tim asal luar Gresik. Dan sangat bagus untuk pengalaman pemain juga mencoba potensi pemain selama menjalani latihan.

“Saya kira bagus buat pemain, ini ujicoba mengukur kemampuan pemain kami ketika bertanding dengan tim sesama peserta Liga 3. Tentu juga untuk evaluasi kekurangan dan kelebihan tim jelang kompetisi resmi,” ucapnya.

Sementara itu manajer Grestara FC Harry Purnomo menjelaskan laga ujicoba dengan Mitra Kukar ini tujuannya bukan untuk mencari kemenangan. Tapi lebih untuk melihat sejauh mana kekompakan tim, juga untuk menambah pengalaman pemain sebelum bertanding di ajang resmi.

“Tentu kami senang bisa bertanding dengan sesama tim Liga 3. Selain menambah ilmu bagi pemain, juga mendapat pengalaman. Kami tim baru, jadi bagus buat pemain. Laga ini bukan cari menang meski kemenangan harus di raih,” jelasnya.

Diketahui, Mitra Kukar terdegradasi dari Liga 1 tahun 2018 lalu, kemudian di tahun 2021dipastikan harus degradasi ke Liga 3 setelah menjadi juru kunci Grup D Liga 2 dengan koleksi 12 poin. (Tov)