Selasa, 09/08/2022 | 21:01 WIB
Gresik Satu
Olahraga

Tampung Bakat Pemain Gresik Utara, Grestara FC ‘Jajal Ombak’ Kompetisi Liga 3

gu x gresikutara 2
Pemain Grestara FC (Hijau) berusaha melewati pemain Gresik United pada laga ujicoba, Rabu (29/6/2022) di lapangan Srijaya Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah./ (Foto: TBK/gresiksatu.com)

GresikSatu I Jika tidak ada aral, Gresik bakal memiliki satu tim pendatang baru peserta Liga 3 regional Jawa Timur, pendatang baru di kompetisi amatir itu bernama Grestara FC (Gresik Utara FC) dimana gabungan dari 12 tim yang ada di wilayah Gresik bagian utara.

Salah satu pengurus Grestara FC Budi Rifkianto mengatakan keputusan Grestara FC untuk mengikuti kompetisi amatir Liga 3 itu tidak lain untuk menampung bakat-bakat pemain dari wilayah Gresik bagian utara yang tidak terpantau di Persegres Putra FC dan Gresik United.

“Sebenarnya terbentuknya Grestara FC ini untuk menampung bakat dari pemain yanga ada di wilayah Gresik Utara. Mereka (pemain) yang tidak lolos seleksi di tim Persegres Putra FC dan Gresik United,” katanya, Kamis (30/6/2022).

Budi melanjutkan sebenarnya Grestara FC ini paguyupan dari 12 tim yang selama ini rutin melakukan kompetisi. Dari semangat itulah kemudian ingin mengikuti kompetisi secara resmi di level yang lebih tinggi.

“Grestara FC ini gabungan atau paguyupan 12 tim di sini, semangat kami sama, ingin berkompetisi dilevel yang tinggi. Jadi nanti akan ada seleksi pemain lagi,” jelasnya.

Tidak hanya itu, tambah Budi kedepannya berharap Grestara FC ini bisa menjadi salah satu tim yang bisa menyumbang pemain untuk Gresik United pada kompetisi di tahun yang akan datang.

“Ya kami berharap Grestara FC ini bisa memberi kontribusi kepada Gresik United dalam menyumbang pemain, khususnya pemain yang asli dari Gresik. Itu salah satu tujuan kami melakukan pembinaan,” ungkap pria asli Sekapuk ini.

Sementara saat ditanya tentang laga ujicoba kontra Gresik United, Rabu (29/6/2022) kemarin, yang harus menyerah dengan skor 3-0, Budi mengatakan pada intinya ujicoba tersebut bukan untuk mencari menang atau kalah. Tapi lebih kepada mengukur kemampuan pemain.

“Kami ingin mengukur kemampuan pemain, sejauh mana dan akhirnya terbukti. Pemain- pemain yang bertanding kemarin juga masih dalam tahap seleksi atau pemantauan. Seleksi terus dilakukan hingga kompetisi Liga 3 di gelar,” jelas Budi.