Rabu, 26/01/2022 | 11:58 WIB
Gresik Satu

Tanamkan Jiwa Kewirausahaan, SMA Muhammadiyah 8 Gresik Gelar Festival Pernikahan

Festival pernikahan yang di gelar di gedung sekolah menjadi ajang pamer keterampilan, dan penilaian siswa- siswi, SMA Muhammadiyah 8 Gresik / foto: sah

GresikSatu | Siswa SMA Muhammadiyah 8, Gresik, menggelar festival pernikahan sebagai puncak penilaian model pembelajaran doble track. Yakni penggabungan pembelajaran reguler, dan kompetensi keterampilan bersertifikat.

Festival pernikahan bertajuk advanced organiser based festival (aobf), merupakan terobosan pihak sekolah, melahirkan lulusan, yang memiliki jiwa entepreneur inovatif.

Festival pernikahan yang di gelar di gedung sekolah menjadi ajang pamer keterampilan, dan penilaian siswa- siswi, SMA Muhammadiyah 8, di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Berbekal pelatihan di sekolah, melalui model pembelajaran doble track, siswa mempersiapkan secara matang, sesuai keterampilan, dan bakat yang dimilikinya.

Baca Juga : Musim Hujan, Waspadai Ular Masuk Rumah

Mereka mendapatkan peran sesuai bekal keterampilan, yang didapat, diantaranya rias pengantin, pola busana pengantin, fotografer, desain undangan, hinga penyediaan konsumsi.

Sejumlah siswa, menyatakan, antusias mengikuti pelatihan. Karena tidak sekedar mendapatkan teori, tetapi langsung praktek, sehingga mendapatkan beragam pengalaman.

“Keterampilan yang didapat, sangat berguna, sebagai bekal, setelah lulus sekolah, jika tidak mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” kata Safira salah satu siswa, Kamis (13/1/2022).

Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 8 Gresik Emmi Faizatul Afifah mengatakan, program ini, bertujuan memberikan keterampilan siswa. Sehingga ketika lulus, mereka memiliki bekal untuk berwiraswasta, sesuai keterampilan, yang didapat.

 Baca Juga : Begini Cara SMA Al-Azhar Menganti Lawan Gerakan Radikalisme

Menurutnya, festival pernikahan ini, sekaligus menjadi penggabungan sejumlah mata pelajaran. Mulai dari bahasa indonesia, bahasa inggris, bahasa jawa, sosial budaya, ekonomi, prakarya, dan kewirausahaan.

“Memberikan keterampilan untuk hidup mandiri,” bebernya.

Guna memberikan wadah inovasi dan kreatifitas siswa, SMA Muhamadiyah 8 Gresik, membangun kerjasama dengan berbagai institusi. Antara lain, Institut Teknologi Surabaya (ITS) dan bidang pembinaan SMa Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. **

Tinggalkan Komentar