Sabtu, 28/05/2022 | 06:03 WIB
Gresik Satu

Terdeteksi Sembilan Pelajar Positif Covid-19, Sekolah Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Ilustrasi Petugas medis melakukan tes swab / foto : istimewa

GresikSatu | Sebanyak sembilan siswa SMPN 22 Gresik terdeteksi postitif Covid-19. Atas temuan itu, kepala sekolah membuat kebijakan dengan melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik, Hariyanto mengatakan, sesuai dengan Surat Edaran (SE) Nomor 2 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 2 tahun 2022, bahwa penghentian sementara tetap mengikuti ketentuan SKB 4 Menteri. 

“SMPN 22 Gresik melaksanakan PJJ selama 14 hari karena sembilan siswa positif Covid-19,” ucap Hariyanto, Sabtu (5/2/2022). 

Sekolah lainnya tetap melaksanakan PTM 100 persen dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Baca Juga : Empat Orang yang Terinfeksi Omicron, Ternyata Karyawan Pabrik JebeKoko

Sementara Plt Kepala Cabang Dispendik Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik Kiswanto mengatakan di tingkat SMA/SMK dan sederajat di Gresik melaksanakan PTM 100 persen. 

“Sampai hari ini belum ada PJJ, PTM 100 persen, kondisinya masih bagus mudah-mudahan terus,” kata Kiswanto. 

Sebelumnya pelaksanaan PJJ hanya dilaksanakan satu kelas saja di salah satu sekolah di wilayah Kecamatan Manyar. Karena ada satu siswa terpapar Covid-19. Sehingga hanya satu kelas saja yang melaksanakan PJJ. 

“Sekarang sudah normal,” kata Kiswanto.

Kadinkes Gresik, dr Mukhibatul Khusnah mengatakan saat ini, kasus aktif di Gresik ada 169 ada yang dirawat di rumah sakit dan isolasi mandiri di rumah. Sebanyak tujuh puskesmas disiapkan sebagai lokasi isoter. **