Sabtu, 20/08/2022 | 12:11 WIB
Gresik Satu
Berita Gres

Terkait Rencana Hanan Attaki Ceramah di Masjid Agung Gresik, Takmir Mengaku Kecolongan

Gresiksatu.com
Poster ceramah Hanan Attaki di Masjid Agung Gresik . (istimewa)
 Advertisement

GresikSatu | Kegiatan dakwah di Masjid Agung Gresik yang akan menghadirkan Hanan Attaki ternyata mendapat penolakan. Salah satunya datang dari PCNU Lembaga Takmir Masjid Gresik. Mereka mengaku keberatan, jika tokoh eks HTI (Hizbut Tahrir Indonesia), hadir di Gresik dan memakai fasilitas aset pemerintah.

Menanggapi hal itu, Ketua Takmir Masjid Agung Gresik, Ahmad Misbahul Abidin merasa kecolongan. Pasalnya, saat penyelenggara menyodorkan perizinan kegiatan, dirinya sama sekali tidak mengenal rekam jejak Hanan Attaki sebagai tokoh eks HTI, organisasi yang dilarang pemerintah.

“Karena memang pihak panitia acara berkomitmen tidak akan mengajarkan kajian anti NKRI. Namun setelah ada surat dari Lembaga Takmir Masjid Gresik PCNU Gresik, kami baru tahu,” katanya, Jum’at (8/7/2022) saat duhubungi Gresiksatu.com.

Terkait beredarnya surat itu, pihaknya akan mempertimbangkan kembali, terkait proses perizinan acara tersebut. Apalagi, acara bertema “Konser Langit Agar Hidup Penuh Miracle” itu renacanaya bertempat di Masjid Agung Gresik.

“Setelah adanya surat itu, yang bersangkutan (Hanan Attaki) ternyata eks dari organisasi yang dilarang pemerintah, HTI, tentu kami akan mempertimbangkan surat itu,” ucapnya.

Sebelumnya, Sebuah postingan surat keberatan kegiatan dakwah, beredar luas di Grop Whatsapp. Surat itu dikeluarkan oleh PCNU Lembaga Takmir Masjid Gresik, dan ditunjukan ke Bupati Gresik. Dalam surat tersebut, berisikan imbauan keberatan terkait kegiatan dakwah yang dilakukan seorang muballigh yang disinyalir sebagai tokoh eks HTI (Hizbut Tahrir Indonesia).

Dari informasi yang dihimpun, tokoh eks HTI yang dimkasud dalam surat kebaratan itu adalah, Hanan Attaki. Pasalnya, sebelum surat itu viral, acara yang dipusatkan di Masjid Agung Gresik dengan latar foto Hanan Attaki juga beredar luas di media sosial. Acara dakwah itu, rencananya bakal di gelar pada, Sabtu 30 Juli 2022 mendatang. (faiz/aam)