Minggu, 29/05/2022 | 06:25 WIB
Gresik Satu

Tidak Lagi Numpang Belajar, Siswa SMPN 33 Driyorejo Gresik Punya Gedung Sendiri

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melepas balon udara sebagai tanda peresmian gedung UPT. SMPN 33, Selasa (1/3/2022)./ Foto: Humas Pemkab
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melepas balon udara sebagai tanda peresmian gedung UPT. SMPN 33, Selasa (1/3/2022)./ Foto: Humas Pemkab

GresikSatu I Gedung sekolah UPT. SMPN 33 yang terletak di Kompleks Perumahan Bukit Bambe, Desa Bambe Kecamatan Driyorejo diresmikan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto dan Kepala Sekolah SMPN 33 Gresik Sulaiman, Selasa (1/3/2022).

Sebelum diresmikan hari ini, sebanyak 439 siswa SMPN 33 Gresik menempati gedung SMPN 8 yang terletak di Desa Tenaru untuk kegiatan belajarnya. Sekarang, setelah diresmikan dalam area lahan seluas 7.816 m², siswa SMPN 33 Gresik bisa menempati gedung sekolah mereka sendiri.

Selain Wakil Bupati, hadir juga anggota DPRD Kabupaten Gresik Atek Ridwan dan Sujono, Camat Driyorejo Narto bersama Danramil dan Kapolres Driyorejo, PERGUNU, dan Kepala Desa Bambe Mujiono.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan pembangunan gedung sekolah baru ini merupakan jawaban dari banyak persoalan di Kabupaten Gresik salah satunya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada. Karenanya, pemerintah melalui Dinas Pendidikan akan senantiasa memberikan perhatian dalam sektor pendidikan baik dalam hal sarana prasarana maupun kesejahteraan pendidiknya.

“Sudah menjadi kewajiban kita bersama bahwa kita harus memastikan ketersediaan infrastruktur sekolah serta sarana dan prasarana yang terbaik untuk anak-anak kita. Sengaja segera kita resmikan hari ini, agar anak-anak kelas 9 bisa merasakan menempati gedung sekolah mereka yang baru,” ungkap ,” ujar Wabup yang akrab di sapa Bu Min itu.

Bu Min berpesan bahwa proses pembangunan tidak berhenti setelah diresmikan, lantaran masih ada beberapa sarana prasarana yang harus disediakan untuk menambah kualitas belajar mengajar, seperti perpustakaan, laboratorium, UKS dan sebagainya.

“Nanti akan kita upayakan bersama-sama dengan Kadispendik, sehingga anak-anak kita bisa menikmati apa yang seharusnya menjadi haknya,” jelasnya.

Terkait pendidik, dalam kesempatan ini Wabup menyinggung mengenai kesejahteraan guru non PNS di Kabupaten Gresik. Dikatakan bahwa kemarin Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Pendidikan memberikan kenaikan gaji kepada guru non PNS yang terdaftar.

“Mudah-mudahan ini bisa membantu bapak ibu guru non PNS, karena ini merupakan keinginan kita semua sebab guru merupakan salah satu prioritas utama kita untuk pemenuhan kesejahteraannya,” tandasnya.**