Senin, 03/10/2022 | 15:25 WIB
Gresik Satu
Berita Gres

Tuntut Pembatalan BBM Naik, Mahasiswa di Gresik Gelar Unjuk Rasa

Gresiksatu.com
Massa aksi saar demo tolak dan batalkan kenaikan BBM di Depan Kanot Pemkab Gresik (Foto :Faiz /Gresiksatu.com)

GresikSatu | Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Gresik gelar unjuk rasa di depan Kantor Pemkab Gresik, Kamis (15/9/2022). Massa itu, gabungan dari PMII, GMNI, HMI, GSBI, dan Pemuda Progresif.

Tampak massa aksi membawa spanduk beberapa tuntutan dan bendera dari masing-masing organisasi mahasiswa. Spanduk besar bertuliskan Batalkan kenaikan BBM, galang persatuan rakyat, BBM naik rakyat mencekik. 

Korlap Aksi Ali Maksum mengatakan, ada tujuh tuntutan yang dibawa dalam aksi ini. Mulai dari pembatalan kenaikan BBM, menurunkan harga bahan pokok, jamin hak para pekerja sekaligus tolak PHK massal, penolakan rancangan RKUHP.

kemudian penolakan UU Cipta Kerja, maksimalkan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran, dan wujudkan reforma agraria sejati, untuk membangun industri nasional yang berdaulat dan mandiri. 

“Tujuan dari tuntutan ini tentunya untuk mensejahterakan masyarakat,” ucap pemuda yang juga Ketua Umum PC PMII Gresik, Kamis (15/09/2022).

Menurutnya ditengah tekanan perekonomian dunia yang mulai carut marut, tambah dia pemerintah seolah-olah kian memberatkan beban rakyatnya. Termasuk angka inflasi yang cukup tinggi di angka 4,69 % pada bulan Agustus lalu.

“Apalagi ditambah dengan kebijakan kenaikan harga BBM,” tandas mahasiswa STIT Raden Santri Gresik ini. 

Setelah melakukan orasi sekitar satu jam, massa aksi ditemui oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

“Tuntutan ini akan kami sampaikan ke pusat, bahwa mahasiswa Gresik menolak kenaikan BBM,” ungkapnya dikerumunan massa aksi. 

Bu Min menyebut, kebijakan itu merupakan kewenangan dari pemerintah pusat. Termasuk penyaluran bantuan sosial, pengganti BBM bersubsidi agar tepat sasaran melalui APBD.

“Oktober atau November akhir nanti, kita mencairkan bantuan untuk orang-orang terdampak BBM naik. Dari pusat ada datanya sendiri, kita tidak bisa otak-atik. Untuk yang tidak tercover dari pusat nanti akan kita kasih sendiri,” tutupnya meninggalkan massa aksi. 

Begitu selesai ditemui, orasi perlawanan kepada negara terus digelorakan. Korlap langsung menghimpun massa untuk ke kantor DPRD Gresik. (faiz/aam)