Selasa, 09/08/2022 | 19:54 WIB
Gresik Satu
Berita Gres Pendidikan

Tutup Pembelajaran, SMP Islamic Con Gelar Pameran Produk Eco Enzyme 

Gresiksatu.com
Teks foto : Beberapa hasil karya Siswa SMP Islamic Con dari pembelajaran penguatan karakter Profil Pelajar Pancasila (PPS) (Faiz/gresiksatu.com)

GresikSatu | Dalam menutup pembelajaran 2021 – 2022, SMP Islamic Con menggelar pameran karya produk khas Gresik dan Eco Enzyme. Semua karya yang dipamerkan merupakan buah karya dari para siswa.

Bertempat di Komplek SMP Islamic Con, perayaan pembelajaran akhir tahun itu cukup meriah. Pasalnya acara teraebut bersamaan dengan pembagian raport siswa. Para siswa, guru hingga wali santri memadati area komplek sekolah. 

Gelaran karya ini merupakan buah dari pembelajaran proyek penguatan karakter Profil Pelajar Pancasila (PPS). Meliputi, kewirausahaan, gaya hidup berkelanjutan dan bangunlah jiwa raga. 

Kepala SMP Islamic Con, Sholihah mengungkapkan, pembelajaran kewirausahaan para siswa membuat produk khas Gresik. Sedangkan proyek pembelajaran hidup berkelanjutan para siswa membuat karya Eco Enzyme. 

“Banyak wali murid yang tertarik dengan karya ini. Semula hanya dibuat pameran saja. Mau tak mau dijual kepada wali santri. Karena banyak yang tertarik membelinya. Dari total 100 produk yang di packing semua ludes dibeli wali murid,” ungkapnya , Senin (27/6/2022).

 

Bu Shol, sapaan akrabnya menambahkan, Eco enzyme merupakan produk alami yang mutiguna. Bisa untuk sabun mandi, bisa untuk cuci piring bahkan untuk disinfektan pun bisa. “Kami tidak menyangka kreativitas anak-anak sampai sejauh itu, sebab selama ini SMP Islamic Con kental dengan keagamaanya,” ujarnya. 

“Alhamdulillah dengan bimbingan pengawas dan pelatih ahli kami dapat mengoptimalkan potensi anak sehingga menjadi seimbang antara kompetensi akdemik dengan spiritual-religiusnya,” tambah Sholihah. 

Sedangkan untuk pembelajaran bangunlah jiwa raga, SMP Islamic Con bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik. Dengan gelar seminar dengan tema hidup sehat tanpa Napza (Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya). 

“Anak-anak juga membuat banner dengan beragam jenis yang intinya mengampanyekan untuk menjauhi barang haram tersebut,” imbuhnya. 

Sementara itu Pengawas Pembina SMP Islamic Con Sujiati mengaku bangga dengan capaian sekolah binaannya. Menurutnya , SMP Islamic Con merupakan sekolah swasta yang terpilih Program Sekolah Penggerak (PSP) angkatan 1.

Salah satu ciri dari PSP adalah adanya pembelajaran proyek penguatan karakter Profil Pelajar Pancasila. “Sekitar 20 hingga 30 persen dari total jam pelajaran dalam setahun digunakan untuk pembelajaran proyek. Pembelajaran ini tidak kaitannya dengan mata pelajaran,” katanya. 

“Program unggulan sekolah ini adalah tahfidz. Melalui pembelajaran proyek diharapkan karakter religius mereka menjadi semakin kokoh,” tambahnya memungkasi. 

Diketahui, gelar pameran SMP Islamic Con merupakan kali kedua digelar. Pertama dilaksanakan pada semester ganjil dengan tema pembelajaran kewirausahaan. Pada semester genap ini merupakan gelar karya kedua. Oleh sebab itu sejumlah pihak memberikan apresiasi positif pada pergelangan karya di SMP Islamic Con ini. (faiz/aam)