Jumat, 27/05/2022 | 22:43 WIB
Gresik Satu

UISI Kembangkan Laboratorium Virtual

Foto : Rektor UISI Prof. Dr. Ing. Herman Sasongko menjelaskan tentang instalasi virtual ekstraksi minyak Atsiri di laboratorim virtual UISI. (Humas Semen Indonesia)

GresikSatu | Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) terus melakukan inovasi. Terbaru, kampus yang berlokasi di Kompleks PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Jalan Veteran Gresik memberikan fasilitas penunjang belajar bagi mahasiswa.

Salah satunya dengan mengembangkan fasilitas laboratorium virtual yang beroperasi pada Mei 2021. Laboratorium virtual digunakan untuk simulasi dan memberikan gambaran nyata tentang engineering process dan engineering mechanism dari aktivitas manufacturing di industry, seperti kinetika reaksi proses hingga calculation of production.

Laboratorium virtual berada di Kampus B UISI, dilengkapi dengan layar besar di bagian muka, berhadapan dengan beberapa unit komputer yang bisa dioperasikan oleh para mahasiswa. Dalam penggunaannya, selain dapat digunakan langsung di kampus, laboratorium virtual juga dapat diakses melalui website maupun aplikasi oleh mahasiswa secara online.

Rektor UISI Prof Dr Ing Herman Sasongko menjelaskan, pengembangangan laboratorium virtual tersebut untuk mengakomodir kebutuhan mahasiswa dalam menyikapi keterbatsan aktivitas teknis di laboratorium dan kunjungan di lapangan industri.

Baca Juga : DPRD Gresik Temukan Program BLT Belum Tepat Sasaran 

Fasilitas ini juga disebut laboratorium simulator karena berfungsi untuk simulasi bagi mahasiswa, sebelum nanti mereka bekerja terjun langsung ke lapangan.

“Melalui konsep integrasi software dan hardware diharapkan laboratorium virtual ini dapat memudahkan proses penyampaian materi diskusi dalam forum agar bisa secara komprehensif diterima oleh mahasiswa,” katanya, Sabtu (14/5/2022).

Menurut Herman Sasongko melalui pengembangan laboratorium virtual ini, UISI dapat terus berkontribusi dan memberikan manfaat bagi bangsa, baik dalam pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat.

“Apalagi, selama pandemi, kegiatan perkuliahan dilakukan secara daring, namun UISI terus berproses dalam pengembangan pendidikan,” paparnya. (aam)