Sabtu, 20/08/2022 | 13:27 WIB
Gresik Satu
Olahraga

Ujicoba Menang Besar, Grestara FC Masih Perlu Perbaiki Pertahanan

grestara fc boma dan tim (4)
Pemain Grestara FC (merah hitam) saat ujicoba kontra Peganden Putra FC, Rabu (3/8/2022)./ (Foto: TBK/GresikSatu.com)
 Advertisement

GresikSatu I Persiapan yang serius dilakukan Grestara FC menyongsong kompetisi Liga 3 regional Jawa Timur 2022. Dalam ujicoba kontra Peganden Putra FC, anak didik Ratno Boma Setiawan ini menang besar dengan skor 5-1 di lapangan Desa Peganden, Kecamatan Manyar, Rabu (3/8/2022) lalu.

Pelatih Grestara FC Ratno Boma Setiawan mengatakan secara keseluruhan pada laga ujicoba tim Rabu lalu, kerjasama tim sudah nampak berjalan dengan baik. Hanya saja masih ada yang masih harus di perbaiki seperti defending yang akan segera diperbaiki.

“Dari hasil ujicoba kemarin sudah ada progres, kerjasama tim mulai bagus. Dari deffending hingga attacking. Untuk defending perlu sedikit sentuhan lagi agar lebih bagus. Hasilnya mulai ada kelihatan progresnya,” kata Boma sapaan akrabnya, Jumat (5/8/2022).

Untuk komposisi pemain lanjut Boma, dari pemain yang ada saat ini, Grestara FC masih membutuhkan 3 atau 4 pemain untuk beroperasi di sektor bek kanan, sayap, striker.

“Pemain yang ada sekarang belum fix, kita masih mencari pemain lagi hingga pendaftaran pemain Liga 3 di tutup. Jadi kita masih butuh pemain di sektor sayap, bek kanan dan penyerang,” jelasnya.

Meskipun menuai hasil positif, Boma menilai masih ada yang harus dievaluasi terutama bagaimana caranya pemain bisa melakukan transisi dari menyerang ke bertahan yang akan coba diperbaiki.

“Ya, masih ada yang dievaluasi, terutama bagaimana transisi dari menyerang kemudian cara bagaimana bertahan dengan baik, dan ini masih menjadi pekerjaan rumah sebelum kompetisi di mulai,” ungkapnya.

Pada laga ujicoba tersebut, meski diawal laga babak pertama mendapatkan perlawanan ketat, namun lambat laun Grestara FC bisa menunjukkan kerjasama tim yang baik sehingga bisa mengakhir laga dengan unggul 3-0.

Di babak kedua, pelatih Ratno Boma sedikit merubah ritme permainan dengan mengganti beberapa pemain untuk lebih melihat secara keseluruhan peningkatan kualitas pemain dan tim, hasilnya bisa menang dengan skor 2-1. (Tov)