Senin, 03/10/2022 | 16:18 WIB
Gresik Satu
Berita Gres Hukrim

Viral, Emak-emak Berhijab di Gresik dengan Santai Nekat Curi Sepeda Motor

Gresiksatu.com
Pelaku beserta barang bukti kendaraan sepada motor yang dicuri diamanakan di Mapolsek Panceng (Foto : Faiz /Gresiksatu.com)

GresikSatu | Sebuah video memperlihatkan seorang perempuan berhijab kepergok mencuri sepede motor viral di media sosial. Pelaku yang diketahui bernama Nuriatun itu sempat digeret di Balai Desa Petung, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jum’at (26/8/2022) kemarin.

Beruntung, emak-emak itu tidak menjadi bulan-bulanan warga. Apalagi, pencurian sepeda motor dilakukan pelaku saat siang bolong. Perempuan berusia 51 tahun itu kedapatan mencuri sepeda motor Vario putih nopol W 6946 MI milik Zainal Arifin (30) warga setempat.

Sebelum melakukan pencurian, Nuriatun asal warga Desa Glatik, Kecamatan Ujungpangkah ternyata lebih dulu mengamati motor korbannya. Pelaku lebih banyak mengincar motor yang diparkir di depan rumah tapi dengan kunci mengantung. Saat kondisi sepi, pelaku langsung melancarkan aksinya.

Kanit Reskrim Polsek Panceng Aiptu Tri Widodo mengatakan, sebelum melakukan aksinya, pelaku pun sudah merencanakan tindakan pencurian. Pelaku stand by di Musalla dekat lokasi kejadian. “Pelaku ini sudah tau tempat kontak sepeda yang disimpan di dalam dasbord sepeda motor oleh korban,” ucapnya, Sabtu (27/8/2022). 

Dejelaskan, pelaku mencari target di daerah wilayah Gresik Utara. Bahkan dari perkembangan penyelidikan, pelaku juga kerap melakukan hal serupa di Kecamatan Ujungpangkah. Namun informasi ini, belum dipastikan kebenarannya. Pihak polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Karena laporan masyarakat Ujungpangkah juga ada tindak pencurian dengan ciri-ciri orang yang sama. Berkerudung, memakai daster, dan bermasker,” bebernya. 

Selain pelaku, Polisi juga mengamankan barang bukti. Diantaranya, satu sepeda motor Vario warna putih nopol W 6946 MI, satu kontak, dan satu sepeda motor Vario hitam nopol W 3301 AI milik pelaku. 

“Kami lakukan Penyelidikan lebih lanjut serta dilakukan pendalaman dan pengembangan terhadap pelaku emak-emak ini,” pungkasnya. (faiz/aam)