Sabtu, 28/05/2022 | 04:59 WIB
Gresik Satu

Warga Lamongan Mengaku Uangnya Hilang Setelah Kartu ATM-nya Tertelan di Indomaret Pangkah 

ilustrasi kartu ATM (istimewa)

GresikSatu | Nasib malang dialami Kukuh Sarwo (60) warga Desa Konang, Kecamatan Glagah, Lamongan. Dia mengaku kehilangan uang setelah mengalami kejadian kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) nya tertelan, di mesin pengambil uang.

Peristiwa hilangnya uang di ATM itu, setelah dia melakukan transaksi di mesin ATM Indomaret Sekapuk, Gresik, pada (20/3/2022). Apesnya, setelah ATM nya tertelan, dan ia berusaha untuk menghubungi petugas, seluruh uangnya malah habis terkuras.

Kebenaran cerita itu dikonfirmasi oleh Umu Hasunah yang tak lain adalah anak korban. Saat itu, Sarwo ayahnya yang melakukan perjalanan hendak kulaan ikan ke Desa Weru. Di tengah perjalanan, korban bermaksud mengambil uang di mesin ATM di Indomaret terdekat.

“Setiba di sana, ayah saya langsung memasukan kartu ATM ke dalam mesin. Tidak tahunya mesinnya macet dan kartunya malah tak bisa dikeluarkan,” kata Umu Hasanah kepada Gresiksatu.com.

Baca Juga : Motor Hadiah Pernikahan Milik Muhammad Rosul Warga Cerme Digondol Maling

Melihat kartu ATM tak bisa dikeluarkan sontak saja, Sarwo gelisah. Semula ia mencari bantuan dengan mendatangi kasir Indomaret. Namun percuma, permalsahan tak bisa diselesaikan. Kasir tersebut menyarakan agar korban datang ke pihak bank.

“Eh, saat tiba di Bank, ayah saya dapat laporan ada penarikan uang Rp 1 juta 250 ribu,” jelasnya.

Korban pun melakukan blokir ATM pada sore hari. Lalu keesokan harinya korban mendapatkan laporan dari Bank, kalau ada penarikan lagi dari rekening korban. Penarikan sampai Rp 3 juta.

“Hingga saat ini, belum ada titik terang. Dari pihak Indomaret  hanya dilihatkan foto Closed Circuit Television(CCTV), tidak boleh lihat langsung. Begitu juga dari pihak BRI belum ada kabar tentang CCTV di ATM BRI Indomaret Sekapuk,” paparnya.

Baca Juga : Imbas Kemacetan Jembatan Lamongan Ambles, Seorang Ibu di Gresik Tewas Tergencet Truk di Jalur Daendles Manyar 

Umu berharap ada titik terang dari Bank. Sebelum ada korban yang lain. Pihaknya juga belum melakukan laporan ke polisi. Karena masih belum jelas modus penipuan atau tidak.

“Nunggu CCTV dari Bank BRI, kalau nanti memang benar ada orang yang ambil uangnya, akan lapor polisi,” pungkasnya. (Faiz/Sah)