Jumat, 27/05/2022 | 22:59 WIB
Gresik Satu

Warga Pangkah Wetan Terluka Parah, Usai Tersambar Petir di Atas Perahu Tambang

ilustrasi perahu tambang / Foto : istimewa

GresikSatu | Nasib malang dialami M Huda warga Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik. Pria 47 tahun yang setiap harinya menjadi penambang perahu itu, tersambar petir.

Beruntung kondisinya selamat, namun dia mengalami luka parah disekujur tubuh. Saat ini korban masih dalam perawatan medis di Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik.

Kronoligis kejadian bermula, saat Huda, pada pukul 06.00 Wib hendak menjemput penumpang di sebrang sungai Bengawan Solo, pada Sabtu (26/3/2022). Saat itu kondisi cuaca memang agak mendung. Di tengah perjalanan menjemput penumpang, tiba-tiba suara petir menyambar dengan suara keras.

Sengatan petir itu membuat korban jatuh dari tempatnya berdiri di atas perahu. Beruntung saja, Huda tak sampai tercebur ke dalam sungai Bengawan Solo. Kendati demikian, korban mengalami luka cukup parah, karena terbentur mesin. Mulut dan hidung korban bercucuran darah.

Baca Juga : Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Nelayan Cantrang Bawean 

Warga setempat Kholif mengatakan, dirinya mengaku kaget saat melihat korban disambar petir. Saat itu, korban hendak menjemput dua perempuan yang hendak menyebarang sungai. Sesampai di tengah sungai, peristiwa tak terduga itu terjadi.

Kholif menyebut, korban mengalami cukup parah karena terbentur mesin. Mulut dan hidung korban bercucuran darah. “Darah korban berceceran di dalam perahu, kemudian dibantu evakuasi dari petugas kepolisian dan warga setempat,” jelasnya.

Kapolsek Ujungpangkah AKP Multakin membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya langsung mambawa korban ke RSUD Ibnu Sina. Untuk dilakukan perawatan medis.

“Sekarang sedang dirawat insentif di Rumah Sakit, dan kondisi korban masih bisa diselamatkan,” ucapnya. (Faiz/Sah)